Home / Nasional / Nasional

Rabu, 8 Juni 2022 - 12:55 WIB

Tak Main-main! Ansor-Banser Kabupaten Gresik Satu Komando Serius Kawal Kasus Ritual Pernikahan Manusia dengan Kambing Sampai Tuntas: Masyarakat Gresik Sangat Terluka…!!! 

SATU KOMANDO: Ketua PC GP Ansor Kabupaten Gresik Abdul Rokhim serius kawal kasus manusia nikahi kambing sampai tuntas. (Telisik Hati)

 

BUMINUSANTARANEWS.COM – Kecaman terhadap pernikahan nyeleneh antara manusia dengan kambing di Pesanggrahan Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng terus berdatangan. Banyak pihak merasa terpukul dengan adanya ritual yang dinilai telah menodai norma agama tersebut. Apalagi, Kabupaten Gresik tersohor dengan sebutan Kota Santri lantaran banyak pondok pesantren (Ponpes) dan makam Auliya seperti Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri.

Pernikahan nyeleneh antara manusia dengan kambing itu terlanjur menjadi buah bibir perbincangan masyarakat Gresik maupun luar daerah. Meski pihak penyelenggara berdalih hanya sekedar membuat konten, bahkan sudah membuat klarifikasi. Namun hal tersebut seolah tidak bisa membendung kekecewaan masyarakat.

Fakta mencengangkan lainnya, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan warga biasa. Sebab ternyata, pernikahan pria bernama Saiful Arif (44), warga Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, dengan seekor kambing betina yang diberi nama Sri Rahayu Bin Bejo itu juga menyeret dua Anggota DPRD Gresik dari Fraksi Nasdem.

Dua Anggota DPRD Gresik Fraksi Nasdem itu yakni Nurhudi Didin Arianto selaku penyelenggara sekaligus pengasuh Pesanggrahan Keramat ‘Ki Ageng’, di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng. Dan yang kedua Muhammad Nasir yang hadir sebagai tamu.

Menyikapi hal itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Gresik, Abdul Rokhim mengutuk keras ritual yang telah menodai norma agama tersebut. Dia sangat prihatin dan meminta kasus ini harus menjadi perhatian bersama. Ansor-Banser Kabupaten Gresik Satu Komando Serius Kawal Kasus Ritual Pernikahan Manusia dengan Kambing Sampai Tuntas.

“Khususnya organisasi keagamaan dan pemerintah, yang jelas ini sangat melukai masyarakat gresik. Apalagi Gresik dikenal luas sejak lama dengan sebutan kota santri dan kota wali,” ungkap Rokhim.

Mengenai dalih pengunggah video hanya untuk konten di media sosial Tik Tok dan Youtube. Rokhim justru balik menyayangkan, sebab masih banyak kreativi tas lain yang bisa dilakukan secara positif dan edukatif.

“Apa tidak ada kreativitas lain untuk sebuah konten positif yang bersifat mengedukasi masyarakat?,” tanya Rokhim dengan nada kesal.

Rokhim menduga, pernikahan manusia dan kambing yang dilakukan oleh seorang pria mengatasnamakan dirinya sebagai spiritual tersebut justru lebih dari sekedar membuat konten, karena mengandung menganut ajaran tertentu. Untuk itu, polemik ini harus benar-benar ditelusuri lebih dalam dan diluruskan.

“Saya kira tidak hanya sebatas konten saja, karena pada awalnya pria yang dinikahkan mengaku spiritualis dan melakukan pernikahan nyeleneh itu dengan dalih-dalih tertentu, dapat wangsit ataupun lainnya, untuk itu persoalan ini harus diluruskan, apakah hanya konten? Ataukah memang ada aliran atau ajaran tertentu,” beber dia.

Dengan dalih apapun, sambung Rokhim, pernikahan antara manusia dan kambing sudah menyalahi kaidah dan norma-norma agama, tradisi dan budaya yang ada. Bahkan di Indonesia sekalipun.

“Jangan malah mendestruksi kulture sosial dan budaya kita yang sudah sesuai dengan norma agama. Nah, pemahaman keagamaan perlu diedukasi ke masyarakat secara menyeluruh agar kasus ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Seperti diketahui, warga Gresik dihebohkan dengan ritual pernikahan antara manusia dengan kambing. Video pernikahan nyeleneh tersebut diunggah ke kanal youtube dengan judul “Viral ! Video Pria asal Gresik Menikahi Seekor Domba, Alasannya Dapat Wangsit”.

Belakangan, diketahui pernikahan itu terjadi di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, pada Minggu (5/6/2022). Pengantin pria adalah warga Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, bernama Saiful Arif (44), yang menikahi seekor kambing betina yang yang disimboliskan sebagai anak dari Sri Kinasih dan diberi nama Sri Rahayu bin Bejo.

Pernikahan itu digelar di rumah salah satu anggota DPRD Gresik dari Partai Nasdem, Nurhudi Didin Arianto, atau yang akrab disapa Ki Ageng Gus Nur Hudi selaku pemilik Pesanggrahan Keramat ‘Ki Ageng’ di Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng Gresik. (Didik Hendri Telisik Hati)

Share :

Baca Juga

Nasional

Balada Pemudik Sugiono: Sempat Jalan Kaki Lantaran Motornya Mogok, Beruntung Datang Polisi Gerak Cepat Mengulurkan Bantuan

Nasional

Hadiri Musrenbang Balongpanggang, Wakil Ketua DPRD Gresik H Mujid Riduan: Membangun Gresik Tidak Cukup Hanya Andalkan Anggaran, Namun Dibutuhkan Komunikasi dan Koordinasi

Nasional

Pandemi Belum juga Sirna, Tim Pamor Keris Polres Gresik Terus Lakukan Patroli Penegakan Prokes dan Yustisi

Nasional

Hadiri Saresahan PMI Gresik, Wabup Ning Min: Nahkoda Baru Harus Mampu Lahirkan Relawan-Relawan Sosial Kemanusiaan yang Tangguh dan Berdedikasi Tinggi

Nasional

Jaga Stamina Anggota, Polres Gresik Gelar Kesamaptaan Jasmani di Stadion Petrokimia, Semangat Komandan…!!! 

Nasional

TERUS MENINGKAT TIGA TAHUN TERAKHIR, SKOR ASSESSMENT GCG PETROKIMIA GRESIK RAIH KATEGORI “SANGAT BAIK”, LUAR BIASA…!!! 

Nasional

Hadiri Perayaan Cap Go Meh 2573, Wabup Ning Min: Wujud Solidaritas dan Kerukunan Umat Tanpa Memandang Etnis, Suku, Ras serta Budaya

Nasional

Subhanallah, 21.334 Petani di Tanah Air Berhasil Dimakmurkan Petrokimia Gresik Lewat Program MAKMUR Tahun 2021