Home / Nasional / Nasional

Kamis, 30 Juni 2022 - 08:47 WIB

Harumkan Kota Santri! Shafa Mahasiswi Staida Gresik Raih Best Advokasi Duta Pendidikan Jatim 2022, Luar Biasa…!!! 

HARUMKAN GRESIK: Syafa saat berbincang dengan Bupati Gus Yani usai Raih Best Advokasi Duta Pendidikan Jatim 2022. (Telisik Hati) 

 

BUMINUSANTARANEWS.COM – Prestasi gemilang dicetak Shafa Aqilah Ayuputri Rahfidytya (19). Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa (Staida) Suci, Manyar Gresik ini berhasil meraih gelar best advokasi dalam ajang perlombaan bergengsi Duta Pendidikan yang digelar Paguyuban Putra-Putri Pendidikan Jawa Timur.

Nama gadis cantik yang masih duduk di semester IV program studi pendidikan agama Islam (PAI) itu dipanggil sebagai peraih gelar kategori Best Advokasi saat Grand Final di Grand City Mall Surabaya, Minggu (25/6) kemarin.

Ajang perlombaan bergengsi tersebut diikuti tidak kurang dari 200 peserta se-Jawa Timur. Sementara Shafa menjadi satu-satunya mahasiswa Gresik yang mengikuti ajang perlombaan dalam kategori umum.
“Kalau anak Gresik dan yang kuliah di Gresik cuma saya yang ikut, saya ikut ketegori umum,” terangnya.

Dia menceritakan, perjalanan hingga meraih gelar Best Advokasi Duta Pendidikan Jatim 2022 membutuhkan proses panjang dan sangat ketat. Jika dihitung, seluruh tahapan yang dijalani sejak awal memakan waktu hampir empat bulan.

“Semua tahap berjalan mulai Maret 2022, total peserta kurang lebih 200an lebih se-Jawa Timur, yang diambil di Grand Final hanya diambil 30 peserta, terdiri 15 Laki-laki dan 15 perempuan, dikerucutkan lagi menjadi 8 pasang, lalu penentuan juara dan gelar atribut,” ungkap Shafa.

Tahapan proses yang dilalui. Lanjut Shafa, antara lain pertama tes tulis, selanjutnya tes kedua tentang skill bahasa Inggris dan personality. Baru kemudian memasuki babak semifinal untuk menjalani tes advokasi, catwalk dan FGD.

Setelah memasuki babak semifinal, semua peserta yang lolos menjalani pra karantina sebelum akhirnya memasuki babak Grand Final. Pada tahapan pra karantina, mereka dibekali berbagai pengarahan baik secara offline maupun online.

“Baru setelah itu masuk Grand Final, dan saya dapat gelar atribut best advokasi, peringkat 2 dari 10 orang individu yang mendapat penghargaan,” tuturnya dengan ekspresi bahagia.

Mahasiswi yang juga aktif di organisasi pergerakan mahasiswa islam Indonesia (PMII) Komisariat Atas Langit dan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PAI Staida Gresik itu mengaku, tidak ada kendala yang berarti sepanjang perjalan ketika menjalani seluruh tahapan hingga dinobatkan menyandang gelar Best Advokasi Duta Pendidikan Jatim 2022.

Shafa menerangkan, pendidikan itu menjadi tombak atau tolak ukur yang harus dimiliki setiap insan. Bagi dia, prestasi ini setidaknya bisa membuat bangga orang tua dan membawa nama harum almamater Staida Gresik khususnya, serta Kabupaten Gresik pada umumnya.

“Ini pengalaman pertama saya di bidang prestasi Pendidikan, dan saya berharap bisa membanggakan nama orang tua dan mengharumkan nama Staida serta Kabupaten Gresik, juga eksplore diri, apalagi ini tingkatnya Jawa Timur,” harapnya.

Atas prestasinya itu, Ketua Staida Gresik, Dr. A. Syifa’ul Qulub mengaku sangat bangga dan mengapresiasi atas prestasi mahasiswinya yang telah membawa nama harum almamater kampus dan Kabupaten Gresik.

“Tentu saya sangat bahagia sekali, dan semoga prestasi ini terus dikembangkan, dan bagi mahasiswa yang lain agar bisa menjadikan contoh, sehingga bisa mencetak prestasi-prestasi yang lain di bidang apapun,” ungkapnya.

Pada pembukaan Pelatihan Kader Dasar (PKD) PMII Atas Langit di Mts Nurul Islam Sukomulyo Manyar pada Senin (27/6), pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik itu juga berkesempatan menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada Shafa.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani sangat support pada shafa atas prestasinya apalagi dalam paparan shafa pada konstestasi mengangat tema advokasi pulau bawean sebagai pulau yang sangat beragam potensi yang sarat dikembangkan menjadi iconik Kabupaten Gresik, baik dari aspek budaya, potensi wisata dan pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat di kepulauan.

Dalam diskusi Rabu pagi (29/6/2022) kemarin, Bupati Gus Yani dan Shafa mahasiswi Staida, berkomitmen untuk menggerakkkan potensi ekonomi dan advokasi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini terkait peningkatan kualitas pembelajaran guru PAUD. Apalagi STAIDA memiliki Program Studi PAUD. Ia Mengajak pada civitas Staida semakin intensif melakukan pendampingan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dasar dan usia dini. (Syafik Ho/Telisik Hati)

Share :

Baca Juga

Nasional

Belum Genap Seminggu, Kades Sekapuk Kembali Diganjar Penghargaan IBCA 2023 Kategori “Best Choice In Innovative Profesional & Leadership” dari Mediatama Award Management Jakarta

Nasional

Wabup Ning Min Bersama Para Srikandi BUMN Jawa Timur: Talkshow Perempuan Berani Ambil Peran

Nasional

Begitu Dekatnya Wabup Ning Min dengan Masyarakat Saat Silaturahmi di Pondok Pesantren Ma’had Tahfidzul Qur’an Assalam Balongpanggang

Nasional

Gus Jazil Sambut Baik Hadirnya Madrasah Amil Perdana di Pondok Pesantren Sunnanul Muhtadin Kertosono Sidayu

Nasional

Subhanallah, Lautan Manusia Hadiri Haul ke-303 Kyai Tumenggung Poesponegoro Bupati Gresik Pertama, Barokallah…!!! 

Nasional

Jawa Timur Juara Umum MTQ Nasional ke-29, Kafilah Muda Kota Santri Gresik Boyong Juara 1 Cabang Musabaqoh Syahril Qur’an, Barokallah…!!!

Nasional

Terkumpul 269 Tanda Tangan Masyarakat Dukung Polres Gresik Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Perumda Giri Tirta (PDAM) Gresik, Cak Anam IDR: Jangan Nodai Gresik, Lekas Tuntaskan Secepatnya, Pak Polisi…!!! 

Nasional

Dan kekhawatiran itu pun terjadi, Kali Lamong kembali meluap, Gresik Selatan Banjir lagi…!!