Home / Nasional / Nasional

Minggu, 7 Agustus 2022 - 06:08 WIB

HUT ke-71 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Gresik, Bupati Gus Yani Siap Permudah Izin Pendidikan Ahli Profesi Guna Tingkatkan Kompetensi

HUT BIDAN: Bupati Gus Yani saat menghadiri HUT ke-71 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Gresik. (Telisik Hati)

BUMINUSANTARANEWS.COM – Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan strategis yang memiliki tugas dan fungsi memberikan pelayanan kebidanan untuk meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, khususnya kesehatan reproduksi perempuan dan tumbuh kembang bayi dan balita. Peran tersebut sangat penting, mengingat status kesehatan ibu sangat menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan.

Selain itu, peran bidan juga menjadi penting dikala memberikan konseling dan edukasi kesehatan terutama pada keluarga. Ini sangat dibutuhkan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik H
Fandi Akhmad Yani pada peringatan HUT ke-71 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gresik, di Hotel Aston, Sabtu (6/8/2022).

Oleh karena itu menurut Bupati, bidan harus senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat agar dapat selalu tanggap dan peka sosial terhadap berbagai masalah kesehatan yang ada di masyarakat.

“Selain itu, saya sangat menaruh harapan besar kepada para bidan di Kabupaten Gresik untuk  meningkatkan kompetensinya, sehingga senantiasa memberikan pelayanan yang berkualitas serta melakukan koordinasi yang intensif dengan semua pihak,“ pesannya.

Untuk itu, kata Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik, pihaknya berupaya memberikan fasilitasi terhadap bidan yang ingin meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan ahli ahli profesi. “InshaAllah saya akan fasilitasi dengan memudahkan ijin belajar bagi bidan yang ingin menempuh pendidikan ahli profesi,” tandasnya.

Sementara, Ketua Pengurus IBI Cabang Gresik Mega Harnani mengungkapkan, dalam UU Kebidanan Nomor 4 Tahun 2019 , nantinya praktek mandiri bidan yg tadinya bisa dilaksanakan oleh bidan vokasi nantinya harus sudah berpendidikan profesi. Oleh karena itu bidan yamg akan praktek mandiri sudah mulai mengikuti pendidikan profesi.

“Besar harapan bagi kami untuk bisa dimudahkan untuk menempuh pendidikan ahli profesi,” ungkapnya.

Sementara itu, Dian Idawati salah satu perwakilan bidan asal kecamatan Dukun berharap, para bidan yang kini bertugas di desa, nantinya dapat diangkat sebagai Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Harapan kami agar tenaga-tenaga kesehatan yang kontrak ataupun bidan-bidan non ASN bisa diangkat menjadi PPPK,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Gus Yani menjelaskan bahwa pengangkatan bidan sebagai PPPK berpedoman pada regulasi dan mekanisme yang diatur pemerintah pusat. Selain itu, lanjut Gus Yani, pengangkatan bidan kontrak dan non ASN juga dilakukan secara bertahap. Namun, pihaknya akan terus mengupayakan agar bidan Non ASN dapat segera diangkat menjadi PPPK. (Didik Hendri Telisik Hati)

Share :

Baca Juga

Nasional

Tangkal Covid, Penerapan Prokes di Arena Permainan Gresik Terus Dipantau

Nasional

LUAR BIASA! INOVASI PETROKIMIA GRESIK BORONG PREDIKAT TERTINGGI DI AJANG INOVASI INTERNASIONAL APQO, MANTAP…!!!

Nasional

PKH Gresik Dorong UMKM KPM Menuju Kemandirian Ekonomi Terbebas dari Kemiskinan

Nasional

Jajaran TNI-POLRI dan Nakes di Gresik Bergerak, Antarkan Pasien Isoman ke Isoter di RSL GeJos

Nasional

Antisipasi Musim Penghujan, Polres Gresik Gelar Apel Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana

Nasional

Sambut Ramadhan, Polres Gresik Bagi-bagi Masker di Jalan Basmi Covid-19

Nasional

Mantap! Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022, SIG Bagikan Dividen 50,66 Persen

Nasional

Bismillah! Monumen Ratu Agro Bakal Dibangun di KPI, Wisata Kedua Setelah Setigi