Home / Pendidikan

Selasa, 4 Oktober 2022 - 16:43 WIB

Serunya Ratusan Siswa MI Ihyaul Ulum Dukun Gelar Napak Tilas Sejarah dan Budaya Kota Santri Gresik

Penulis: Didik Hendri Telisik Hati

BN News.com – Pengenalan sejarah dan budaya menjadi amat penting untuk terus ditanamkan sejak dini terutama bagi siswa-siswi yang masih duduk di bangku sekolah. Tujuannya tidak lain adalah sebagai upaya membangun karakter generasi penerus berbasis kearifan lokal.

Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ihya Ulum. Sekolah yang berada di Kecamatan Dukun itu mengajak seluruh siswa-siswi melaksanakan napak tilas sejarah dan budaya, dengan mengunjungi sejumlah situs dan berziarah ke makam pahlawan serta Auliya di Kota Santri, sebutan populer Kabupaten Gresik.

Rombongan guru dan siswa-siswi tampak begitu antusias mengikuti serangkaian acara yang diselenggarakan selama dua hari mulai tanggal 1 hingga 2 Oktober 2022 tersebut. Sebelum melaksanakan napak tilas sejarah dan budaya, para siswa-siswi juga dikenalkan Damar Kurung, sebuah lampu lampion yang terbuat dari kayu berbentuk segi empat dilapisi kertas yang berhias lukisan dengan banyak motif, warisan budaya khas Gresik.

Kepala Sekolah MI Ihya Ulum, H. Abdul Malik mengatakan, agenda yang dikemas dengan tema ‘Workshop Damar Kurung dan Grissee Historical Trip’ ini bertujuan untuk memperkuat literasi sejarah dan budaya para siswa-siswi didiknya.

“Agenda ini kami selenggarakan selama dua hari. Hari pertama Workshop damar kurung, hari kedua Grisse Historical Trip, tujuannya sebagai penguatan literasi sejarah dan budaya para siswa-siswi,” ujar Malik.

Menurutnya, momentum meneladani jasa dan perjuangan para pahlawan dan Auliya di Kabupaten Gresik bagi para siswa-siswi dalam napak tilas kali ini sangatlah penting. Agar mereka dapat senantiasa mengenang dan mensyukuri sejarah berdirinya Kabupaten Gresik.

“Napak tilas sejarah para pendahulu adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT. Man lam yaskurinnas lam yaskurillah, barang siapa yang tidak berterimakasih kepada sesama manusia maka tidak berterimakasih kepada Allah SWT. Adanya Gresik yang sekarang adalah buah perjuangan para wali dan pendahulu kita,” bebernya.

Adapun sejumlah makam pahlawan dan Auliya serta situs yang dikunjungi, antara lain Makam Siti Fatimah Binti Maimun, Situs Giri Kedaton, Alun-alun Gresik, Makam KRT Pusponegoro, dan Perpustakaan Daerah (Perpustakaan) Gresik. (Didik Hendri Telisik Hati)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Budayakan Bersepeda ke Sekolah, Komunitas Bike To Word Kunjungi UPT SMPN 14 Gresik

Pendidikan

Tak Henti Ukir Prestasi, Siswa MAN 1 Gresik Raih 5 Medali di Berbagai Ajang Kompetisi Bergengsi…!!!

Pendidikan

GANDENG RUANG GURU, MA YKUI MASKUMAMBANG SUKSES GELAR TRYOUT UTBK-SBMPTN, MANTAP…!!!

Pendidikan

DINI GUSTIKA SISWI MAN 1 GRESIK, GADIS DESA ASAL SUKOWATI BUNGAH DINOBATKAN SEBAGAI JUARA 3 DUTA GENRE KABUPATEN GRESIK 2022

Pendidikan

Bekali Jiwa Kepemimpinan, Kepala MAN 1 Gresik Lantik Pengurus MPK dan OSIS Masa Bakti 2022-2023

Pendidikan

Ponpes Al Muhtarom Lowayu Gelar Ngaji Bareng Bertajuk “Sambung Roso Bersama Alumni”, Barokallah Mugi Migunani…!!!

Pendidikan

MAN 1 Gresik Torehkan Prestasi Tingkat Internasional Raih Juara Karya Ilmiah Remaja di Ajang IYIA Indonesia Inventors Day 2022: Singkirkan Ratusan Tim dari 32 Negara di Dunia…!!!

Pendidikan

Orang Nomor 1 di Kanwil Kemenag Jatim Kunjungi MAN 2 Gresik: “Matur Nuwun Pak Maram,” ujar Samari sang Kepala Madrasah Mantan Kepala Desa