PEDULI PETANI TAMBAK: BKNU Gresik Jajaki kerja sama dengan PENS ITS Surabaya tingkatkan produksi perikanan. (Telisik Hati)
BUMINUSANTARANEWS.COM – Lembaga Kemaritiman NU Gresik tengah menjajaki kerjasama peningkatan produksi perikanan bersama Politeknik Elektro Negeri Surabaya (PENS). Dalam kesempatan tersebut, Dr. Eng. Agus Indra Gunawan, ST. M.Sc, selaku Kepala Program Studi S-2 Teknik Elektro Politeknik Elektronika Negeri Surabaya memperkenalkan temuannya dan menjelaskan fungsi serta manfaat alat tersebut.
Harapan dari pertemuan ini terjadi mutual simbiosis antara Lembaga Kemaritiman NU Gresik dengan PENS untuk pengembangan produksi perikanan berbasis TIK yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, ia perkenalkan dengan alat Modul Quality Meter yang merupakan rangkaian modul yang berfungsi untuk mengukur standar ph air, temperatur dan salinitas air agar bandeng /windu /vaname/lainnya pertumbuhannya baik dan tidak mengalami stres ketika kondisi tidak normal. Alat ini memuat tampilan digital kondisi ph, temp dan salinitas air dan standar kualitas yang baik.
“Penggunaan alat ini juga dapat diterapkan di setiap kolam tambak dengan rentang waktu 3 kali (pagi, siang/sore dan malam). Diprediksi, alat ini diminati para petambak semi intensif dan insensif,” jelasnya.
Di samping Modul Quality Meter, akan dikembangkan alat detector Pemantik Ikan (di laut) dan alat penghitung jumlah bibit yang analoginya dari wuwung/prayang maupun bagan. Insya Allah ke depan mengembangkan alat Smart Detection Technology (SMAF-DT) dengan dukungan basis aplikasi android. Untuk hambatan signal di laut, telah ada teknogi penangakap signal satelit yang mampu digunakan di manapun dan kapan pun. Sayangnya, teknologi ini masih mahal.
“Kerja sama dan uji coba akan diselenggarakan di kawasan tambak Gresik pada 31 Agustus 2022, dengan menghadirkan Bupati/Wabup Gresik, Kadis Perikanan dan Kelautan serta beberapa kelompok budidaya perikanan di kawasan Gresik,” imbuh Agus Indra Gunawan.
Ketua Lembaga Badan Kemaritiman NU (BKNU) Gresik Masruron Arfie berharap Politeknik Elekronika Negeri Surabaya dapat menciptakan alat-alat atau roduk IT yang bisa membantu mempermudah dan meningkatkan hasil perikanan dan nelayan serta dunia kemaritiman guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Hal ni juga nanti kita tindaklanjuti sebagai bagian kerjasama dan kolaborasi dengan pihak PENS Surabaya semoga bermanfaat untuk masyarakat nelayan pesisir kabupaten Gresik,” tandas Cak Ron sapaan akrabnya didampingi Cecep Saifullah dan Mohammad Azmi. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















