Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos., Dandim 0817/Gresik sosok yang dinantikan seluruh pelajar yang ada di Kota Pudak. Pasalnya, setiap materi wasbang yang disampaikan, selalu berhasil mengubah maindset (pola pikir) dan meningkatkan semangat para pelajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik walau dalam waktu relatif singkat.

Hari ini, Senin (16/1/2023), bertempat di Aula Ongo Joyo Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Dandim Gresik kembali berkesempatan bertatap muka secara langsung dengan ratusan Pelajar yang berasal dari 5 (Lima) Sekolah sekaligus yaitu SMAN 1, SMK YASMU, SMK NURIS, SMK Muhammadiyah 10, serta SMA Islamic Qon Manyar. Dengan bertemakan, “Mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif melalui pembinaan wawasan kebangsaan guna membentuk siswa siswi yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan”.

Selain Dandim 0817/Gresik, hadir pula Camat Manyar Zainul Arifin, Pasiterdim 0817/Gresik Kapten Inf Supriadi, Danramil 0817/06 Manyar Kapten Inf Sujiadi serta Kapolsek Manyar AKP Windu.
Camat Manyar dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dandim yang telah bekenan memberikan wawasan kepada kami semuanya, kepada anak-anak kami semuanya, dan saat ini kita duduk di depan Calon Pemimpin bangsa di masa yang akan datang.

“Untuk menjadi seorang calon Pemimpin kita harus banyak belajar, salah satunya dengan mempelajari wawasan kebangsaan dan kedisiplinan dengan baik. Semoga pembekalan yang disampaikan Bapak Dandim dapat memotivasi anak-anak kita dan menjadi bekal di masa yang akan datang,” tuturnya.
Selain menyampaikan pembekalan terkait Wasbang (Wawasan Kebangsaan) Dandim Gresik juga memberikan kesempatan kepada seluruh Pelajar untuk sesi tanya jawab, dan ternyata antusias seluruh Pelajar sangat besar, terbukti dengan banyaknya Pertanyaan yang disampaikan kepada Dandim.

Dalam kesempatan tersebut Dandim menuturkan bahwa menjadi seorang calon pemimpin adik-adik semua yang ada di hadapan saya ini, harus mampu memiliki karakter kedisiplinan dan memiliki wawasan kebangsaan yang baik, karena bagaimanapun kalian semua adalah generasi yang akan meneruskan semua perjuangan kita untuk kesejahteraan bangsa dan Negara Indonesia.
“Maka dari itu, saya mengajak adik-adik sekalian, ayo kita mulai menjadi pribadi yang jauh lebih baik, beretika dan memiliki moral yang baik, dengan belajar menghargai orang tua, karena orang tua adalah segala-galanya bagi kita dan kesuksesan anak terletak pada doa dari kedua orang tua kita, yang terutama doa seorang ibu jangan sampai kita sia-siakan dan beruntunglah bagi yang masih mempunyai kedua orang tua masih utuh,” tandasnya.
Dandim Gresik juga menekankan terkait bahaya laten modern saat ini adalah handphone, Karena disitu dunia di gengam mulai hal-hal yang baik dan yang tidak baik ada di situ. Maka dari itu semua kita harus pandai dan bijak untuk mengunakan handphone dalam berselancar di media sosial, karena handphone juga bisa menjerumuskan diri kita ke ha-hal yang tidak baik.
“Paling utama hindari kesalahan dalam pergaulan dan narkoba, karena narkoba merupakan musuh terbesar perusak moral bangsa, khususnya generasi muda,” pungkas Dandim.
Untuk mencairkan suasana, Dandim mengajak seluruh pelajar yang berjumlah kurang lebih 650 siswa dan guru pembimbing untuk bernyanyi lagu-kagu kebangsaan dengan tujuan agar lebih Fresh dan bersemangat. (Didik Hendri Telisik Hati)















