Penulis📚 Kf/Telisik Hati
BN News.com – Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1444 H / 2023 M terlaksana di halaman sekolah MI Ma’arif NU Nurul Ulum pagi ini dengan penuh khidmat. Diawali dengan pembacaan istighatsah oleh Ust. Muhammad Irham tepat pukul 07.00 WIB, Jumat (17/2/2023).

Abdul Malik SE. M.MPd. selaku Kepala MI Ma’arif NU Nurul Ulum dalam sambutannya mengucapkan kebanggaannya terhadap siswa-siswinya yang telah mengharumkan nama sekolah tercinta dalam berbagai perlombaan baik di tingkat kecamatan Benjeng maupun kabupaten Gresik. “Semoga anak-anak bisa menjadi pribadi yang berkarakter dan berakhlaqul karimah,” ucap Pak Malik sapaan akrabnya.
Ust. Muhammad Irham menyampaikan Hikmah Isra’ Mi’raj. Peristiwa Isra’ adalah perjalanan rasulullah dari masjidil haram ke masjidil aqsa. Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah dari masjidil aqsa ke sidratul muntaha. Ditemani oleh 2 malaikat yaitu malaikat Jibril dan malaikat Mikail. Hal ini sebagai penghibur Rasulullah karena telah mengalami musibah yakni di tinggal orang-orang terkasihnya. Khadijah istri tercinta dan Abu Thalib pamannya yang menjadi benteng pertama nabi Muhammad SAW. Ia menaiki buroq dalam peristiwa isra’ mi’raj dan menemui 5 cerita, sebagai berikut:
1. Menyaksikan sekelompok kaum yang menanam padi dan langsung dapat di panen serta dinikmati (itulah kaum yang berjuang di jalan Allah SWT)
2. Menyaksikan seorang lelaki memukul kepala dengan batu sampai berdarah-darah. (Itulah kaum yg tidak melaksanakan salat dan malas melaksanakan salat meski telah mendengarkan adzan)
3. Menciun bau harum (itulah aroma Siti Masyitoh tukang sisir zaman raja Namrud. Tetap teguh pendirian di jalan Allah meski dirayu menjadi kafir oleh raja yang congkak)
4. Seseorang membawa daging baik dan buruk. Namun yang dimakan malah daging yang buruk (itulah kaum yang sudah memiliki istri yang halal, namun masih melirik istri orang lain)
5. Seorang perempuan dengan rambut yang diikat dan otaknya mendidih (itulah kaum wanita yang membuka aurat dan tidak menutup kepalanya)
Inti dari peristiwa Isra’ Mi’raj ialah perintah salat 50 waktu yang telah dikurangi oleh Allah menjadi 5 waktu. “Ada kewajiban dan perintah Allah SWT tentang salat. Urusan salat saja Allah SWT langsung memanggil Rasulullah karena hal tersebut sangatlah penting. Namun perintah lainnya hanya melalui firman Allah yang disampaikan melalui malaikat Jibril seperti puasa, zakat dll,” ujar Pak Irham kepada seluruh hadirin.
Pengawas madrasah kecamatan Benjeng Bpk. Suwandi mengatakan bahwa ada 4 dasar hak anak pada sekolah ramah anak ini antara lain:
1. Hak hidup
2. Hak tumbuh kembang
3. Hak perlindungan
4. Hak partisipasi
“Dilarang membuat sanksi pada anak, di dalam kurikulum baru 2022-2023 mengakomodir perkembangan sesuai dimensi anak. Bahwa sesungguhnya anak-anak tidak ada yang gagal,” tegas Pak Suwandi dalam sambutannya.
Beliau juga melakukan “Tepuk hak anak”. Hal ini bertujuan untuk mensyiarkan hak anak kepada masyarakat. “Dengan deklarasi satuan Pendidikan ramah anak ini, semoga anak Indonesia terutama siswa MI Ma’arif NU Nurul Ulum Bulurejo Benjeng dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang kuat, tanpa tekanan dari pihak manapun,” kata Pak Suwandi menambah keriuhan suasana pagi ini.
Deklarasi satuan pendidikan ramah anak ditandai dengan pembacaan SK Sekolah Ramah Anak dan Penandatanganan komitmen bersama oleh perwakilan siswa-siswi, dewan guru, wali murid, kepala sekolah MI Ma’arif NU Nurul Ulum dan pengawas sekolah kecamatan Benjeng. (Kf/Telisik Hati)
















