Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Terima kasih STAIDA (Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa), 23 tahun telah membersamai kaum santri menjadi penerus sang kiai yang selalu mengabdi untuk negeri. Dan Selamat Datang INSIDA (Institut Agama Islam Daruttaqwa), Kampus Mendunia dengan Akhlakul Karimah.
Syukur Alhamdulillah atas terbitnya Keputusan Menteri Agama tentang perubahan bentuk Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa menjadi Institut Agama Islam Daruttaqwa. Melalui Surat Keputusan Menteri Agama RI nomor 204 tahun 2023 ini, STAIDA kini berubah nama menjadi INSIDA.
Bersamaan dengan perubahan nama tersebut, INSIDA juga telah menambah beberapa program studi (prodi) baru serta jumlah dosen sebanyak 12 jabatan fungsional lektor dan 3 doktor. Sehingga seluruh syarat administrasi dapat memenuhi akreditasi dari sekolah tinggi menjadi institut sesuai peraturan Kemenag RI.
“Hal yang mendasari perubahan ini adalah, dinamika perkembangan pengelolaan yang ada di perguruan tinggi. Pertama penambahan program dan penambahan dosen, sehingga STAIDA sudah sangat memenuhi syarat untuk berubah nama menjadi INSIDA,” kata Rektor INSIDA Gresik Dr. A. Syifa’ul Qulub, S.Ag, ME.I, Rabu (14/6/2023).
Lebih lanjut Cak Rektor sapaan akrabnya menandaskan, perubahan nama dari sekolah tinggi menjadi institut merupakan salah satu bentuk tekad managemen perguruan tinggi dalam memberikan ketuntasan dalam kualifikasi keilmuan, khususnya di bidang keagamaan.
“Sehingga kita menambah program studi lagi, tentu itu yang ada kaitannya dengan Keislaman, seperti Psikologi Islam, Managemen Bisnis Syariah, serta kualifikasi akademik yang dibutuhkan oleh masyarakat,” terang Cak Rektor yang juga menjabat Kabid Pengelolaan Pendidikan SMP Dispendik Kabupaten Gresik ini.
Gus Afuk sapaan lain Syifa’ul Qulub bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik jajaran managemen, yayasan, pengasuh Ponpes Daruttaqwa, maupun mahasiswa yang selama ini memberikan support penuh, sehingga STAIDA terus berkiprah dan berkembang pesat hingga menjadi INSIDA.
“Tentu kami mengucapkan banyak terima kasih atas support yang diberikan seluruh pihak, baik jajaran managemen perguruan tinggi, jajaran yayasan, dan para pengasuh pondok pesantren,” ucapnya dengan nada penuh syukur.
Menjadi Institut Agama Islam, Cak Rektor mengaku INSIDA Gresik sebagai perguruan tinggi yang telah berkiprah selama puluhan tahun siap untuk melahirkan lebih banyak lulusan-lulusan terbaik dalam berbagai bidang, khususnya di bidang keagamaan.
“Bahkan ke depan, kami berencana akan menambah program studi baru lagi. Saat ini kami tengah menyiapkan pasca sarjana,” pungkasnya penuh semangat. (Didik Hendri Telisik Hati)
















