Penulisš Gus Yani/Telisik Hati
RUMUS HIDUP BAHAGIAĀ
.
.
Hari ini kami belajar dari orang-orang yang hidupnya tak lagi dikendalikan keadaan.
Beliau tak peduli apa posisinya, dikenal atau tidak keberadaannya, dan tak peduli dengan bagaimana orang-orang membicarakannya.
.
Bagi beliau.. yang penting hidupnya manfaat dan orang sekitar merasakan manfaatnya.
.
Kami belajar dari obrolan panjang dan mendalam..
.
Orang yang hidupnya nyaman dan tentram itu, adalah mereka yang mengamalkan 3 kebiasaan ini..
.
.
1. Hatinya senang ketika orang lain bahagia. Maka ia tak keberatan melakukan sesuatu jika itu jadi sebab bahagianya orang lain..
.
2. Ia selalu berusaha untuk tidak membenci siapapun. Alhasil.. hatinya begitu pemaafpemaaf dan tenang
.
3. Hidupnya hanya diisi rasa syukur. Karena itu, apapun yang sampai ke tangannya dilihat sebagai hadiah terbaik dari Allah untuknya.
.
Inilah hatinya orang yang selamat.. alias Qolbun Salim.
.
ŁŁŁŁŁ
Ł ŁŁŲ§ ŁŁŁŁŁŁŲ¹Ł Ł
ŁŲ§ ŁŁ ŁŁŁŁŁŲ§ ŲØŁŁŁŁŁŁŁ
Ų§ŁŁŁŁŲ§ Ł
ŁŁŁ Ų§ŁŲŖŁŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ ŲØŁŁŁŁŁŲØŁ Ų³ŁŁŁŁŁŁ
Ł
“(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,” (QS. Asy-Syu’ara’: 88-89)
.
.
Bahagianya tidak diletakkan di harta dunia orang lain.
Hatinya tidak diarahkan untuk berharap dari orang lain.
Dan pikirannya hanya sibuk memikirkan tetang kebesaran Allah SWT
.
Kepo-nya hanya untuk ilmu yang manfaat dan resahnya hanya pada amal sholehnya.
.
*Penulis adalah Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E.
















