Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Kepedulian Anggota Komisi X DPR RI Prof. Dr. H. Zainuddin Maliki, M.Si terhadap para seniman yang ada di pelosok desa patut diacungi jempol. Politikus Senior dari PAN ini benar-benar layak menjadi PAN-utan wakil rakyat lainnya agar lebih banyak merakyat turun ke desa-desa ketimbang duduk manis di Senayan.
Kali ini, Prof Zainuddin menggandeng Kemenparekraf RI untuk memberikan perhatian serta kesempatan bagi anak-anak serta seniman di pelosok desa bisa maju dan berkembang dengan menggelar Festival Musikalisasi dan Tari Anak Pantai Campurejo.
Meski baru pertama kali digelar di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Festival musikalisasi dan tari anak pantai ini sukses menyita perhatian.
Dalam festival tersebut, anak-anak dari Sanggar TK Aisyiyah 2 Campurejo menampilkan tarian tradisional. Tak hanya itu, ada juga penampilan musikalisasi puisi dari Sanggar Cager.
“Kami sangat mendukung potensi anak-anak muda, terutama di wilayah Utara Gresik untuk meningkatkan kemampuan mereka. Festival ini juga sebagai salah satu upaya meningkatkan daya tarik pariwisata,” ujarnya penuh semangat, Senin (10/7/2023).
Hal ini, kata Zainuddin sangat penting untuk menjadikan Campurejo sebagai daya tarik tersendiri utamanya musikalisasi puisi. Para pengunjung juga bisa langsung membuat dan membacakan puisi hasil karyanya. “Dengan menghadirkan musikalisasi puisi, festival ini dapat menjadi ajang yang menarik,” tambahnya.
Sementara Heri Retno Indrijani, seorang analis kebijakan dari Kemenparekraf RI, mengatakan meskipun digelar sederhana, event ini berlangsung meriah. Menurutnya, Desa Campurejo memiliki potensi luar biasa.
“Di sini, banyak tarian tradisional yang kami temui. Ini akan menjadi pemicu untuk meningkatkan jumlah pengunjung jika diadakan secara rutin,” kata Heni ditemui di sela kegiatan, Minggu (9/7/2023).
Di tempat yang sama, praktisi seni asal Gresik, Sri Wahyuni memberikan wawasan mengenai pentingnya meningkatkan sektor pariwisata melalui festival seperti ini.
Dalam pandangannya, terus menerus menggerakkan event ini akan dapat meningkatkan daya tarik wisata khususnya di pantai Campurejo yang saat ini masih menghadapi masalah kebersihan.
“Kita tahu bahwa sebagian pantai Campurejo bersih, namun sebagian lagi masih terdapat sampah. Melalui event ini, diharapkan bisa meningkatkan daya tarik tersendiri dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan pantai ini,” tandasnya.
Festival anak pantai Campurejo ini diharapkan dapat menjadi acara tahunan yang dapat memperkuat Campurejo sebagai destinasi wisata yang menarik.
“Dengan perpaduan tarian tradisional, musikalisasi puisi, dan penekanan pada kebersihan pantai, festival ini diharapkan mampu memberikan dampak positif,” tutupnya usai festival musikalisasi puisi dan tari anak Pantai Campurejo Kabupaten Gresik. (Didik Hendri Telisik Hati)
















