Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – INSIDA Gresik merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Munawaroh Suci Manyar Gresik. Saat ini dipimpin oleh Rektor bernama Dr.H.A.Syifa’ul Qulub, S.Ag., M.EI.
INSIDA memiliki sederet prestasi yang telah membawa harum kampus di Kabupaten Gresik. Salah satu program Literasi INSIDA yang berhasil meraih beberapa kali kejuaraan tingkat Nasional.
Atas sederet prestasi yang diraih salah satu mahasiswa INSIDA bernama Eva Rusdianah yang berasal dari Desa Mojopurowetan Bungah Gresik, Rektor INSIDA Dr.H.A.Syifa’ul Qulub, S.Ag., M.EI. , senantiasa mendukung, memfasilitasi kreativitas dan kegiatan positif mahasiswa. Sinergi dengan hal ini pada hari Ahad, 27 Agustus 2023 Rektor INSIDA menandatangani dan menyerahkan SK beasiswa S2 kepada Mahasiswa yang bernama Eva Rusdianah salah satu mahasiswa yang telah menorehkan prestasi dalam Literasi.
“Beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi INSIDA Gresik atas prestasi yang diraih mahasiswanya. Diharapkan dengan adanya beasiswa ini para mahasiswa semakin semangat mengikuti berbagai kompetisi dalam berbagai bidang, sehingga bisa membawa nama harum Kampus,” tandas Rektor INSIDA yang juga Pejabat Tinggi di lingkungan Dispendik Gresik ini, Jumat (8/9/2023).
Sementara mahasiswa INSIDA Eva Rusdianah yang menerima beasiswa S2 mengungkapkan, dirinya tidak pernah menyangka bisa melanjutkan S2. Semua ini berkat semangat dari keluarga, Bapak Rektor INSIDA Bapak Syifa’ul Qulub, Bapak Wakil Rektor Bapak Nor Mubin yang selalu mendampingi dan membimbingnya dalam setiap event Literasi sampai akhirnya mendapatkan beasiswa S2.
Ucapan terima kasih kepada Bapak Ibu Dosen INSIDA dan Bapak Ibu YPI Nusantara. Menyalakan cahaya Literasi dengan menggoreskan tinta di kampus INSIDA. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.
“Menulis adalah goresan untuk keabadian “. Artinya dengan menulis, kita tidak hanya berguna untuk hari ini. Sesuatu yang kita tuliskan akan terus bertahan, akan abadi, walaupun kita sudah tiada. Kita dapat berguna hingga selamanya. Jadikan menulis sebuah kebutuhan sehari-hari, karena menulis adalah sesuatu yang indah, menyenangkan dan lebih bermakna dalam hidup,” ucap Eva dengan nada penuh syukur. (Didik Hendri Telisik Hati)
















