Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com.- Subhanallah! Benar-benar membludak. Jutaan manusia dengan penuh suka cita mengikuti Jalan Sehat dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2023 yang digelar di kota Pahlawan Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Kementerian Agama dan PBNU, Sabtu (21/10/2023).
Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Jawa Timur, Menteri Agama, Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Ketua PBNU, Sekjen PBNU, Walikota Surabaya, kepala kantor Kementerian Agama beserta ASN Kementerian Agama 38 kabupaten/kota dan masyarakat dari berbagai lapisan.
Jutaan peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur antusias mengikuti jalan sehat yang mengambil rute Gedung Grahadi, Jalan Panglima Sudirman, Basuki Rahmat, Embong Malang, Praban, Jalan Tunjungan dan finish di Gedung Grahadi.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf melepas rombongan jalan santai pada pukul 06.32 WIB. Pada kesempatan tersebut ia bicara mengenai peran penting santri dalam membangun RI.
Gus Yahya mendorong para santri untuk membawa semangat jihad fii sabilillah mempertahankan NKRI, menjaga Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945. Menurutnya semangat itu sudah digelorakan bahkan sejak zaman perang kemerdekaan.
“Mari kita berjihad. Sebab negara ini didirikan dengan jihad. Masa depannya juga harus diperjuangkan dengan jihad. Jihad santri, jayakan negeri,” ujar Gus Yahya di atas panggung.
Kegiatan diiringi acara hiburan dan pengundian doorprize, baik hadiah hiburan maupun hadiah utama, yakni 60 paket Umrah gratis. Lalu, ada 1 unit mobil hingga hadiah menarik lainnya.
“Dari 60 paket umrah gratis, ini bukan voucher tapi ini paket sempurna, begitu dapat ya sudah bisa berangkat siapa pun orangnya. Hanya yang bersangkutan mengurus paspor sendiri. 60 paket umrah itu, dari ibu Gubernur 10 paket, dan 50 paket umrah dari mitra kami di Kementerian Agama. Ditambah ada 1 unit mobil dari Bank Syariah Indonesia,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Dr. H. Husnul Maram, M.H.I atau yang akrab disapa Mas Maram ini.
Mas Maram juga berharap melalui jalan sehat ini bisa menginspirasi para ASN Kementerian Agama untuk melayani masyarakat lebih baik lagi. (Didik Hendri Telisik Hati)
















