Penulis📚 Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Penguatan Moderasi Beragama terus digaungkan. Berbagai strategi penguatan dilaksanakan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dan penuh toleransi ditengah kemajemukan yang ada.
Begitupun ketika menjadi pemateri Pembangunan Bidang Agama pada Orientasi PPPK Angkatan LXVI s.d LXX di BDK Surabaya pada Jumat (27/10/2023), Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Dr. KH. Husnul Maram, M.H.I memberikan penguatan moderasi beragama.
Mas Maram sapaan akrab Kakanwil menjelaskan, di antara salah satu urgensi dari moderasi beragama adalah memajukan kehidupan umat beragama. Hal ini, tambahnya diwujudkan dalam sikap hidup yang amanah, adil, ihsan, toleran dan kasih sayang terhadap umat manusia tanpa diskriminasi serta menghormati kemajemukan.
Selain itu, tambah Kakanwil, urgensi Moderasi Beragama adalah menjunjung tinggi keadaban mulia, menghormati harkat martabat kemanusiaan, menghargai kemajemukan, membangun peradaban, serta sikap wasathiyah.
Pria asal Gresik ini juga menjelaskan pengertian moderasi beragama yaitu sebagai cara pandang dan cara bersikap sesuai ajaran agamanya tanpa menganggap rendah/keyakinan agama lain.
Sikap moderasi beragama ditunjukkan dengan adanya sikap komitmen kebangsaan yaitu mengakui dan loyal pada Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal Ika, dan NKRI. Orang moderat juga anti kekerasan, yaitu menjauhi kekerasan fisik, kekerasan verbal, kekerasan seksualitas. Adanya sikap toleransi dan menghargai kearifan budaya lokal juga merupakan sikap moderat.
“Saya berharap para PPPK yang hadir di sini senantiasa berkomitmen menunjukkan sikap moderat dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan Masyarakat yang rukun dan damai,” pungkasnya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















