Penulisš Basik Media/Telisik Hati
BN News.com – Bawaslu Gresik menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dalam upaya penguatan mitra pengawas pemilu 2024 bersama Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) dan OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) di Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan pendidikan kepemiluan kepada pimpinan Ormas dan OKP khususnya pentingnya partisipasi pengawasan pemilu, Selasa (31/10/2023).
Bertempat di Hotel Aston, Anggota Bawaslu Gresik, Habibur Rohman dalam paparannya menyampaikan pentingnya peran ormas dalam pengawasan partisipatif untuk ikut serta mengawasi penyelenggaraan pemilu 2024, dikarenakan terbatasnya kemampuan dan kapasitas lembaga pengawas.
āBawaslu adalah satu-satunya lembaga penyelenggara pemilu yang berwenangĀ untuk melakukan pencegahan dan penindakan pelanggaran, kewenangan yang luar biasa ini harus kita kolaborasikan agar proses penyelenggaraan pemilu berlangsung demokratis, Luber serta Jurdilā, ungkapnya.
Dalam acara tersebut juga dideklarasikanĀ Ayo Awasi Bersama Pemilu 2024 yang diikuti oleh 35 Ormas dan OKP di Kabupaten Gresik.
Pembacaan Deklarasi di pimpin Ketua MUI Gresik yang diikuti seluruh pimpinan Ormas dan OKP yang hadir, berikut poinya:
1. Berperan Aktif untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang Jujur, Adil dan Bermartabat;
2. Berkomitmen turut menjaga dan mendorong terciptanya kondusifitas pelaksanaan Pemilu 2024;
3. Mendukung upaya Pencegahan dan Penindakan segala bentuk dugaan pelanggaran Pemilu 2024;
4. Menolak segala bentuk informasi Hoax, Ujaran Kebencian, dan Politisasi Sara;
5. Menolak segala Bentuk Praktik Politik Uang pada Seluruh Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024.
Keterlibatan aktif Ormas dan OKP dalam proses demokrasi sangat diharapkan dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran pemilu 2024 di Kabupaten Gresik.
“Kolaborasi pengawasan pemilu ini akan menjadi awal yang baik demi terciptanya proses dan hasil pemilu yang bermartabat,” pungkas Habib. (Basik Media/Telisik Hati)
















