Penulisšāļø Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Kelompok Kerja (Pokja) Majlis Taklim ini dibentuk sebagai upaya mendorong peran Kementerian Agama untuk hadir sebagai payung hukum, dalam mewujudkan peningkatan kehidupan umat beragama yang lebih baik. Berharap hadirnya Kelompok Kerja Majelis Taklim dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kakanwil Kemenag Jatim Dr. KH. Husnul Maram, M.HI saat mengukuhkan kepengurusan Kelompok Kerja Majelis Taklim Jawa Timur diĀ Hotel Leddon Surabaya, Rabu (22/11/2023).
Menurut Kakanwil, sebenarnya majelis taklim sudah lama ada, namun terkadangĀ belum terorganisir dengan baik. Oleh karena itu, melalui Pokja tersebut, Kakanwil berharapĀ bisa menjadi wadah kelompok kerja yang terorganisir dengan baik dengan tata kelola yang lebih professional.
“Masyarakat sebagian besar, mencapai 90 persen memperoleh ilmu agama dari Masjid. Dan yang menjaga dan melakukan pembinaan di masjid adalah majelis taklim, baik bapak-bapak atau ibu-ibu, sehingga dengan kehadiran kita ini akan memberikan informasi keagamaan secara lebih massif dan efektif,” tutur pria asal Kota Gresik ini di hadapan 22 orang Pengurus Wilayah Pokja Majelis Taklim Jatim yang baru dikukuhkan.
Kakanwil berharap, kehadiran Pokhja dapatĀ memaksimalkan manajemen kegiatan dan pengajian, lebih hidup dan semarak, sehingga dapat menjadikan majelis taklim sebagai pusat pembinaan umat dan generasi Islam harapan bangsa.
AdapunĀ kepengurusan PW Pokja Provinsi Jawa Timur tahun 2023, diketuai oleh Mufi Imron Rosyadi, dengan Wakil Ketua 1 Misbachul Munir dan Wakil Ketua 2 Zulfatul Mufidah. (Didik Hendri Telisik Hati)
















