Penulis📚✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Hujan deras cukup tinggi di wilayah Gresik Selatan mengakibatkan dua Kecamatan yang berada di Kabupaten Gresik terdampak banjir. Dua Kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Balongpanggang dan Kecamatan Benjeng. Rinciannya, lima desa di Kecamatan Balongpanggang dan tiga desa di Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik.
“Untuk wilayah Kecamatan Balongpanggang, banjir terjadi di Desa Dapet, Sekarputih, Banjaragung, Karangsemanding dan Desa Wotansari. Sedangkan tiga desa di wilayah Kecamatan Benjeng meliputi Desa Lundo, Sedapur klagen dan Desa Bengkelolor,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Darmawan, saat meninjau banjir di Desa Wotansari, Jumat (8/12/2023).
Lebih jauh Darmawan menandaskan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar nantinya tetap waspada, meskipun banjir ini sudah biasa bagi mereka. “Karena arusnya cukup deras, saya harapkan agar kades yang terdampak mengimbau kepada warganya, terutama untuk anak-anak Berhati-hati dan selalu meningkatkan kewaspadaan,” imbuhnya.
Sementara di tempat yang sama, Camat Balongpanggang Amri menuturkan, air mulai naik tadi malam sekitar pukul 00.30 WIB,tepatnya di Jembatan Brak Desa Ngampel yang debet air mulai meningkat. Hal itu disebabkan karena curah hujan yang sangat lebat dengan rata rata 60 mm – 63 mm di area Semampir dan Sembung. Dan akhirnya di wilayah Balongpanggang turut terdampak luapan Sungai Kali Lamong.
Ditambahkan Camat Amri, kondisi saat ini, khususnya di wilayah Balongpanggang selatan sendiri ada 5 desa yang terendam, diantaranya Desa Dapet, Sekarputih, Banjaragung, Karangsemanding dan Desa Wotansari. Dan yang menjadi langganan satu lagi, yaitu Desa Pucung.
Perlu diketahui, debet air sudah mulai sedikit menurun dan juga informasi di Jembatan Brak sudah mengalami penurunan ketinggian muka air kurang lebih 20 cm. “Harapan kami, semoga segera surut dan bisa terkendali,” ungkapnya sembari berdoa agar bencana banjir tak terjadi lagi. (Didik Hendri Telisik Hati)
















