Penulis📚✍️ M. Lutfi/Telisik Hati
BN News.com – Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Kesenian dan/atau Dewan Kebudayaan Indonesia tahun 2023 mulai digelar di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Minggu (10/12/2023).
Kegiatan berskala Nasional itu dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya Tiga Stanza. Kemudian dilanjut dengan pembacaan doa oleh Luhur Kayungga sebagai pihak yang terdapuk sebagai pemimpin doa.
Lebih lanjut, Falencia Hutabarat mewakili Tim Steering Comittee menyampaikan, bahwa Musyawarah Nasional Dewan Kesenian dan/atau Dewan Kebudayaan Indonesia tahun 2023 ini dihadiri oleh 252 perwakilan Dewan Kesenian dan Dewan Kebudayaan dari seluruh daerah di Indonesia.
Dengan mengusung tema “Transformasi
Dewan Kesenian dan atau Dewan Kebudayaan untuk Tata Kelola Kebudayaan”, Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Dewan Kesenian dan atau Dewan Kebudayaan ini menjadi pioner pembentuk ekosistem kebudayaan yang memajukan kebudayaan di Indonesia. Ia juga berharap, agar memberi ruang seluas-luasnya kepada kalangan perempuan.
“saya berharap, khususnya pada Tim perumus, itu diisi oleh banyak kalangan perempuan. Jangan berani berbicara kebudayaan, jika kita tidak bisa adil terhadap kebudayaan inklusi,” harapnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa yang lebih penting lagi untuk ditindak-lanjuti adalah konsolidasi. “Sebab dengan konsolidasi tersebut, kita, dewan kesenian atau dewan kebudayaan ini, akan menjadi solid. Dan mampu menjalankan tugas untuk bersama-sama memajukan kebudayaan Indonesia,” tandasnya.
Hadir dalam kesempatan ini Tim Perumus Halim HD, Crisman Hadi, Danton Sihombing, Faelicia Hutaharab, Anom Astika, Bappenas, dan beberapa komunitas penggerak Tata Kelola Kebudayaan di Indonesia.
Acara dibuka langsung oleh Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid, didampingi Tim Perumus, dengan menabuh kentongan sebagai perlambang ajakan untuk bersama majukan kebudayaan. (M Lutfi/Telisik Hati)
















