Penulis📚✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Institut Al Azhar (ISTAZ) Menganti Gresik dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gresik telah menjalin kerja sama strategis guna mengawasi proses Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Kerja sama ini menjadi langkah proaktif dalam memastikan jalannya Pemilu dengan integritas dan transparansi yang tinggi.
Pihak ISTAZ akan menyediakan tim ahli yang terdiri dari mahasiswa dengan latar belakang studi terkait politik dan hukum untuk berkolaborasi dengan Bawaslu. Tim ini akan terlibat dalam proses pengawasan pemilu, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan, dengan tujuan memastikan bahwa semua aspek pemilu berjalan sesuai dengan standar etika dan peraturan yang berlaku.
Bawaslu Kabupaten Gresik menyambut baik adanya upaya sinergis untuk meningkatkan kualitas Pemilu di Kabupaten Gresik. Kegiatan tersebut digelar di Hall Hotel Aston Gresik. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini mempunyai tujuan untuk mensinergikan potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing Perguruan Tinggi NU yang tergabung dalam LPTNU Gresik.
Salah satunya adalah ISTAZ dalam rangka menjalankan dan mengembangkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Bidang pengabdian kepada masyarakat diantaranya adalah memastikan Pemilu berjalan secara langsung umum Jujur dan Adil.
Rektor ISTAZ Menganti Gresik Dr. Sutono, MPd, ME.I. mengatakan, keterlibatan aktif ISTAZ dalam proses pengawasan pemilu memberikan tambahan kekuatan dalam menjaga integritas demokrasi di tingkat lokal.
ISTAZ juga berencana untuk melibatkan mahasiswa dalam pengawasan pemilu, memberikan mereka pengalaman langsung dalam mengamati dan mengkaji proses demokrasi di lapangan.
“Hal ini diharapkan dapat membentuk generasi pemimpin yang peduli dan berkomitmen terhadap keberlanjutan demokrasi di Indonesia,” tandas Rektor ISTAZ, Rabu (13/12/2023).
Dengan bergabungnya ISTAZ dalam upaya pengawasan Pemilu 2024, diharapkan bahwa masyarakat Kabupaten Gresik akan semakin percaya diri dalam menyuarakan hak pilihnya, meneguhkan demokrasi sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
“Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam membangun Pemilu yang bersih, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang dijunjung tinggi,” pungkasnya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















