Penulis📚✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Setelah rajin menabung selama belasan tahun, seorang kuli tinta (wartawan, Red) akhirnya mendapatkan panggilan dari Allah untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah. Ya, Drs. Lono namanya. Bahkan, wartawan senior kota Pudak ini bakal naik haji bersama anak pertamanya, Dimas Oktavian Agung Santoso.
Drs. Lono merupakan Calon Jemaah Haji (CJH) asal RT. 1 RW. 2 Dusun Kalipang, Desa Wahas, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. “Alhamdulillah, setelah menabung belasan tahun akhirnya tahun ini bisa naik haji bersama anak saya,” ucap Drs. Lono saat mengikuti pemeriksaan tes kebugaran di UPT Puskesmas Balongpanggang, Sabtu (16/12/2023).
Drs. Lono bercerita keinginan naik haji sudah sejak bujang dan baru terlaksana tahun ini. Pria asal Lamongan ini pun menuturkan, keinginan makin kuat untuk berangkat haji, berawal semenjak jadi wartawan dan sering mengikuti liputan pemberangkatan haji.
“Bahkan, saya juga sering mengantarkan tetangga atau teman berangkat haji setiap tahunnya. Dan inilah yang membuat saya juga berkeinginan kuat untuk bisa naik haji,” cerita Drs. Lono penuh bahagia.
Kendati begitu, diakui Mbah Lono sapaan akrabnya, bukanlah hal yang mudah dalam mewujudkan keinginannya naik haji ini. “Namun dengan berbekal niat untuk bisa berangkat haji, saya menyisihkan gaji bulanan untuk saya tabung,” bebernya dengan sorot mata berkaca-kaca.
Sementara Kepala UPT Puskesmas (Kapus) Balongpanggang Masrizal mengucapkan selamat kepada Mbah Lono. Setelah penantian panjang akhirnya bisa berangkat haji bersama anak pertamanya.
Dalam kesempatan tersebut, Masrizal juga menjelaskan, dalam menjalankan ibadah haji, kesehatan merupakan salah satu penentu bagi mereka Calon Jemaah Haji (CJH). Karena bagaimana pun juga, dari beberapa rukun pelaksanaan haji, sebagian besarnya memerlukan kesiapan fisik para jemaah untuk bisa menjalankannya.
Masrizal berharap calon jemaah haji untuk terus menjaga kesehatan hingga keberangkatan. Harapannya, agar ketika hendak berangkat nanti tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi.
Oleh karena itu, mohon dengan sangat dapat menjaga kesehatan dengan baik, mulai dari persiapan mau berangkat sampai nanti di Tanah Suci, demi merampungkan seluruh rangkaian ibadah haji.
Tentunya harus berbahagia dan juga beruntung, karena diperkenankan oleh Allah SWT untuk memenuhi panggilannya dalam rangka menyempurnakan Rukun Islam yang kelima.
Haji adalah ibadah fisik dan jiwa, selain jiwa harus ikhlas karena Allah. Untuk itu fisik pun harus mendukung untuk melaksanakan ibadah mulia ini.
“Kita doakan semua jemaah haji yang ada di sini sekarang bisa berangkat semua. Dan sehat tanpa ada yang tertinggal serta mendapatkan predikat haji mabrur,” tegasnya.
“Untuk diketahui, yang melaksanakan pemeriksaan tes kebugaran di UPT Puskesmas Balongpanggang ada 47 CJH,” imbuhnya. (Didik Hendri Telisik Hati)
















