Penulis📚✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Pasca Kades Sekapuk Abdul Halim Purna Tugas, mendadak berhembus kabar Agrowisata KPI (Kebun Pak Inggih) dan Wisata Setigi (Selo Tirto Giri) TUTUP!
Padahal realitanya, agro KPI dan Setigi buka tiap hari. “Jika ada yang bilang tutup, itu dari mulutnya orang-orang yang iri dan dengki,” tegas Abdul Halim menanggapi kabar hoaks tersebut, Senin (18/12/2023).
Untuk itu, Abdul Halim (AHA) menyerukan kepada seluruh masyarakat Desa Sekapuk, terutama karyawan BUMDes, Setigi dan KPI mengabarkan kebenaran agar HOAKS tidak punya ruang. Bersuaralah agar FITNAH tidak merajalela.
“Dengan mengabarkan kebenaran, setidaknya sudah membantu usaha desamu, apapun status kerjamu dan pangkatmu. Mugi makmur semuanya,” Tandas AHA, sang pencetus dua wisata desa, yakni Setigi dan Agro KPI.
Tidak cukup sampai di situ, AHA juga menanggapi kabar Hoaks tersebut lewat akun Facebooknya dengan menuliskan:
Semoga bisa membantu menyehatkan kabar fitnah mereka yang muncul setelah saya purna. Sampai nyerang pakai akun tidak jelas, uniknya ke mana selama ini, muncul setelah saya purna.
PemDes Sekapuk TIDAK PUNYA HUTANG.
BUMDes sekapuk ada kerja sama dengan pihak ketiga benar adanya, baik dengan perbankan maupun Taplus INVEST warga.
Penjamin agunan sertifikat mulai perangkat dan manager BUMDes semua sudah tuntas sebelum saya purna tinggal satu nama itupun bukan anda.
Bedakan SAHAM dan HUTANG.
Per tanggal 12 Desember 2023 itu sesuai SK jabatan bukan lari meninggalkan, setelah ada PP Nomor 11 tentang BUMDes dimana Kepala Desa akan otomatis menjabat penasihat dan berlaku sesuai SK jabatan.
Semoga nanti Pj KaDes bisa kerja sama dengan baik untuk BUMDes agar bisa berkembang, adapun jika ada persoalan pengelolaan sejak beberapa rapat kami sampaikan SIAP selesaikan jaminan satu nama tersebut jika hasil musdes, mengingat adanya aturan PP 11 tahun 2021 BUMDes.
Bersyukur lagi jika ada yang sanggup lanjutkan, kami hanya berharap makin sukses dan sekaligus ada hitam di atas putih jika SERTIFIKAT saya aman angsuran lancar dan bisa dikembalikan milik saya yang dijadikan jaminan tersebut. Terima kasih.
Dilanjut AHA kembali menulis di akun Facebooknya:
Selamat beraktivitas semuanya, Alhamdulillah seger waras mugi dilimpahkan rizqi berkah-Nya.
Alhamdulillah sudah purna dari KaDes Sekapuk
Alhamdulillah meskipun ratusan karyawan tetep di BUMDes tidak ada satupun saudara kandungku ikut nimbrung kerja ataupun ambil bagian di sana.
Alhamdulillah meskipun dari 60 sampai nambah puluhan lokasi saya beserta saudara kandungku tidak pernah dapat lokasi kaplingan di BUMDes.
Ternyata mereka yang nyerang satu persatu data kudapatkan orang-orang bermasalah meskipun dia warga Sekapuk bahkan yang menikmati program kami saat jabat KaDes dan parahnya ngemplang kewajiban begijak, ada juga yang belum tuntas pinjaman, dari sini kami makin paham ternyata salah orang kami berikan kepercayaan.
Alhamdulillah diperlihatkan semua oleh-Nya.
Abdul Halim anak ketiga dari LIMA bersaudara.
Tidak hanya AHA, Koordinator PDDM (Pusat Diklat Desa Miliarder) Sekar Dwi Cahyani lewat akun Facebooknya juga menanggapi beredarnya kabar hoaks tersebut. Simak tanggapan Ani sapaan akrabnya ini:
Setigi Selo Tirto Giri adalah Wisata Desa Sekapuk yang dibangun pertama kali. Wisata Setigi sudah dikunjungi ratusan ribu jiwa, bahkan lebih sejak dibuka tahun 2020 pengunjung dari dalam Negeri maupun Luar Negeri. Wisata Setigi sudah diakui oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan 13 Menteri yang lain. kami aktif mengabarkan tentang perkembangan wisata desa kami, maka dari itulah desa kami masuk dalam delegasi AVN dan APO bersama lebih dari 21 negara di Asia Pasifik.
Kalau Bukit kapur itu dulu, sebelum dibersihkan, dibangun, dikunjungi dan masih tanah bebatuan putih yang gersang.
Sekarang sudah menjadi Wisata SELO (Batu) TIRTO (Air) Giri (Bukit) sudah banyak spot foto, wahana, kuliner, kami menanam ribuan pohon untuk penghijauan dan bisa berteduh pengunjung kami serta banyak spot yang harus dikunjungi. Di SETIGI lah tempat kami bekerja, mendapatkan rezeki, mendapatkan keberkahan. Jadi kalian yang tidak ikut membangun, tidak mempromosikan atau malah bikin berita hoakd TANPA fakta DIAMLAH SAJA. Karena kami akan TETAP melayani Pengunjung dengan Ramah, mengedukasi pengunjung untuk menjaga alam di manapun berada.
Kami senang dengan adanya Wisata, Desa kami jadi semakin terkenal, bermanfaat bagi kami, karena kami bisa punya banyak pengalaman. Kamu yang tidak ada manfaat untuk desa kami tidak perlu repot untuk mencari masa membenci kami.
Dan Kunjungi Wisata kedua kami Kebun Pak Inggih Agrowisata milik Desa 😊 (Didik Hendri Telisik Hati)
















