Penulis📚✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. KH. Husnul Maram, M.HI berpesan kepada para guru untuk melantunkan doa terbaik bagi anak didiknya. Pesan itu disampaikannya saat memberikan Pembinaan ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.
“Seorang guru, karena maqamnya seorang pendidik, seluruh doanya dikabulkan Allah. Guru wajib mendoakan anak didiknya dengan doa yang baik. Jangan sampai karena marah, tersinggung, terucap kata atau dalam hati kita muncul sesuatu yang kurang baik kepada anak didik kita,” pesan Mas Maram sapaan akrab Kakanwil, Kamis (28/12/2023).
Mas Maram mengingatkan kepada seluruh ASN yang hadir agar melaksanakan tugasnya dengan semangat moderasi beragama. Orang nomor satu di Kanwil Kemenag Jatim ini menegaskan, yang dimoderasi adalah cara beragama, bukan agama itu sendiri.
“Moderasi beragama itu adalah cara pandang, cara sikap, cara berpraktik seorang warga negara Indonesia yang harus sesuai dengan esensi ajaran agama yang dia anut,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kab. Tulungagung Moh. Nasim melaporkan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur bahwa seluruh madrasah negeri telah menerapkan inovasi digital. Saat ini, salah satu MAN Tulungagung sedang mengikuti penilaian lomba madrasah inovasi dari Kanwil.
Dalam kesempatan yang sama, Nasim menyampaikan bahwa di tahun ini, Kemenag bekerja sama dengan Kementerian ATR/BPN telah berhasil melakukan sertifikasi tanah wakaf melebihi target.
“Capaian yang sama juga didapat pada sertifikasi halal. Nasim mengatakan, target tahun 2023 adalah 3.625 sertifikat dan saat ini telah terbit sebanyak 4.246 sertifikat,” terangnya.
Di akhir laporannya, Nasim mengatakan bahwa bersamaan dengan pendampingan dan monitoring pelaksanaan PMPZI dari Biro Ortala Kemenag RI tanggal 13 Desember kemarin, Kemenag Tulungagung menerima piagam penghargaan dari Sekretaris Jenderal Kemenag RI sebagai satuan kerja calon pilot project WBK tahun 2023. (Didik Hendri Telisik Hati)
















