Penulis📰 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Demi mewujudkan Kecamatan Dukun Gresik Sehat bebas polio, sebanyak 450 anak mendapatkan imunisasi polio gratis kerja bareng Tim Kesehatan Puskesmas Mentaras dan Kader PKK Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.
Kegiatan Sub PIN Polio tersebut berlangsung di halaman Masjid Jami’ Tebuwung yang juga melibatkan Pemdes dan guru di lembaga pendidikan desa setempat, Selasa (16/1/2024).
Kepala Puskesmas Mentaras dr H. Ahmad Syafi’, M.Si mengatakan, peran lintas sektoral tokoh masyarakat dan tokoh agama menjadi peran penting dalam membangun kerja sama dan menyukseskan Sub Pin Polio. “Tujuan Sub Pin Polio ini bisa memberikan kekebalan terhadap penyakit polio kepada anak dan balita,” terangnya.
Dijelaskan, imunisasi ini juga dapat memberikan perlindungan tambahan pada sistem kekebalan tubuh dari penyakit polio dan dapat mengurangi risiko penularan, serta menurunkan tingkat penularan dari satu orang ke orang lain mengurangi dampak berat atau komplikasi saat terserang virus polio.
Sementara itu PJ Kades Tebuwung Bambang Asyfali mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah surat edaran Menkes RI Nomor : IM.02.03./Menkes/1051/2023 tentang Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub Pin). Beberapa kasus ditemukan KLB Polio, baik di Jateng maupun di Jatim.
“Alhamdulillah hari ini di Kecamatan Dukun, Khususnya Puskesmas Mentaras bisa melaksanakan kegiatan Sub Pin Polio di halaman Masjid Jami’ Tebuwung,” ujarnya.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, putaran pertama mulai 15-21 Januari 2024, sedangkan putaran kedua dimulai pada tanggal 19-25 Pebruari 2024. Sedangkan sasaran imunisasi polio, yaitu semua anak usia 0-7 tahun (7 tahun 11 bulan 29 hari) tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
Ia menambahkan, jumlah peserta yang mengikuti Sub PIN Polio Desa Tebuwung sebanyak 450 anak, sedangkan target Puskesmas Mentaras dan Dukun sekitar 3.385 anak yang akan mengikuti imunisasi Polio.
“Pelaksanaan imunisasi ini merupakan program pemerintah yang tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkas Bambang Asyfali. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















