Penulisš° Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Kick off atau dimulainya pemasangan ribuan stiker dan puluhan spanduk Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Total dari 26 Desa dimulai hari ini, Rabu (17/01/2024).
Koordinator GKMNU Kecamatan Dukun yang juga Ketua Pimpinan GP Ansor PAC Dukun H. Ahmad Badrus Syarof atau Gus Aos mengatakan, target Kecamatan Dukun untuk penempelan stiker dan input data dari 26 Desa adalah 12.250 eksekusi terakhir. “Semoga bisa cepat kelar,” katanya.
Ia mengatakan, secara umum kick off ini dilaksanakan bertujuan untuk menyampaikan program dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yakni GKMNU.
“Sasarannya adalah warga NU dan masyarakat umum. Kita mulai dari keluarga, untuk membina bangsa dan negara ini. Kalau di level keluarga sudah selesai semua, Insya Allah negara ini kuat, titik yang menjadi tempat dipasangnya stiker GKMNU nantinya akan mendapatkan manfaat dari sasaran program GKMNU,” terangnya.
Sementara itu sSatgas GKMNU Desa Tebuwung Ahmad Thoyyib Shofi menjelaskan, Alhamdulillah Di Tebuwung sudah berjalan dengan penempelan stiker dan input data warga NU. “Ini juga tidak lepas dari kerjasama yang baik antara NU dan Banom ranting atas kolaborasi dalam rangka menyukseskan program GKMNU PBNU,” ungkapnya.
Ketua pimpinan Ranting GP Ansor Tebuwung ini juga menambahkan, tentu kita manut apa yang menjadi kebijakan dan program dari GP Ansor dan PBNU. āAdapun Kasatgas GKMNU Nasional dipimpin Gus Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut yang notabene sebagai Menteri Agama RI dan juga Ketua Umum PP GP Ansor. Sedangkan Kasatgas GKMNU Provinsi Jatim adalah Gus Syafiq Syauqi yang juga selaku Ketua PW GP Ansor Jatim kita satu komando,” tandasnya.
Sholahiyah SAg, M.Ld Pendamping Desa Tebuwung Dukun dari Unsur ASN Kemenag Gresik menambahkan, melalui program GKMNU ini diharapkan para keluarga Nahdliyin bisa mendapatkan manfaat dengan adanya keberadaan NU.
“Dengan sasaran keluarga di tingkatan paling bawah, kita sebagai pendamping DesaĀ Ā sampai kader di desa menjadi ujung tombak atas saluran program itu, sehingga apa yang menjadi cita-cita PBNU yang diinisiasi oleh Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya ini bisa cepat sampai ke bawah,” terang Sholahiyah yang juga Kepala SMP Maarif Alkarimi dan aktivis NUcare Lazisnu MWC NU Dukun.
Harapan dari program GKMNU ini adalah warga NU bisa merasakan kemanfaatan dan merealisasikan yang nyata dan positif, bukan hanya program kagetan saja, apalagi pelaksanaanya menjelang pemilu. Semoga program ini menjadi keberkahan bagi warga NU. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















