Penulis📰 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News.com – Program Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKMNU) terus di masifkan dan di sosialisasikan khususnya di wilayah Kementrian Agama Kabupaten Gresik. Beberapa Kecamatan yang sudah bergerak melakukan pemasangan ribuan Stiker yang ditempeli dirumah dan pemasangan Puluhan Spanduk besar yang terpasang di tempat Strategis dan Fasum pemerintah.
Hal ini juga dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gresik untuk melakukan gerak action dilapangan dengan menyasar penempelan Stiker ke rumah warga di kelurahan Gresik. Program GKMNU ini menjadi pusat perhatian dan penasaran warga NU juga menjadi penantian akan terwujudnya serta realisasi program GKMNU yang notabene dari Kemenag dan PBNU, Jumat (19/01/2024)
Moh. Nasihun Amin Kepala KUA Kecamatan Gresik mengatakan, Alhamdulillah Giat penempelan Stiker dan input data program GKMNU di wilayah Kecamatan Gresik berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan
“Hal ini tak lepas dari kerja sama tim KUA, Penyuluh Agama, Guru DPK, Pengawas Madrasah, Banom Ansor, Fatayat dan IPNU. Insya Allah kita targetkan pemasangan stiker 9.500,” ujarnya.
“Sebagai Kepala KUA Kecamatan Gresik, kami sangat diuntungkan dengan adanya program GKMNU, karena menjadi membangun kebersamaan dan mengedukasi di antara Stakeholder di bawah naungan Kemenag di samping kita juga bisa mengisi dan melayani ormas perkumpulan baik dari banom Ansor, Muslimat dan Fatayat NU,” imbuh Nasikhun Amin yang juga ketua LTMNU Gresik ini.
Sementara itu Ketua Satgas GKMNU Kecamatan Gresik Sahabat Muhammad Badril Riza mengungkapkan, program-program tersebut tidak dijalankan sesaat, melainkan berkelanjutan. “Oleh karena itu, kami berharap agar kegiatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga NU,” ungkapnya.
Ketua pimpinan GP Ansor Kecamatan Gresik juga menambahkan, dengan adanya gerakan ini menjadi Triger meningkatnya aktivitas organisasi di tingkatan ranting, baik NU maupun Banom, bahkan secara tidak langsung menjadi Screening tingkat keaktifan kader organisasi di masing-masing ranting. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















