Penulis📰 Syafik Hoo/Telisik Hati
BN News – Gerak cepat, Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Gresik menggelar rapat kordinasi (Rakor) dalam rangka Rapat Kerja (Raker) yang agendanya akan dilaksanakan bulan April tahun 2024.
Rakor kali ini juga menginisiasi untuk Gerakan Tanam Pohon di area Dana Alokasi Khusus Pengentasan Peningkatan Kumuh Terpadu (DAK PPKT) oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) di Ujung Timur Randuboto Sidayu Gresik. Hal ini sebagai bentuk peduli ISNU dengan lingkungan hidup, Ahad (25/02/2024).
Andhi Sulandra, M.Pd. Shohibul Wilayah tuan rumah wakil ISNU Gresik mengatakan, dirinya merasa senang dan bahagia dengan kehadiran para sahabat Pengurus ISNU di desanya. “Semoga Silaturrahmi ini menjadikan kita kuat dan kompak untuk menjalankan program di ISNU Gresik,” tandas Sulandra yang juga Kades Randuboto Sidayu ini.
Setelah Rakor ISNU selesai, Andhi Sulandra menjamu dengan berbagai kuliner khas Randuboto, yakni tangkapan ikan laut juga budidaya pertambakan Desa Randuboto Kecamatan Sidayu.
“Terima kasih atas kehadiran Sahabat Pengurus ISNU Cabang Gresik. Saya merasa bersyukur sekali di Ujung Timur Randuboto menjadi tuan rumah diskusi dan sharing serta konsolidasi pembahasan pra rapat kerja. Mudah mudahan segalanya dilancarkan oleh Allah dan sukses,” kata Cak Lurah sapaan akrabnya.
Setelah menikmati kuliner dengan jamuan luar biasa, Pengurus ISNU Gresik melakukan penanaman pohon di DAK PPKT. “Alhamdulillah awal program ISNU Gresik berjalan sukses, semoga ke depannya sesuai dengan rencana,” harapnya.
Sementara Ketua PC ISNU Gresik H. Ubaidillah, M.Pd.I menjelaskan, kegiatan ini tidak lepas dari sosok Andhi Sulandra yang telah menyambut kehadiran Pengurus ISNU Gresik. “Rakor ini membahas persiapan raker, kemudian melakukan tanam pohon,” terangnya.
Ditambahkan, Ubed biasa disapa bahwa penanaman pohon yang dilakukan ini sebagai upaya edukasi secara strategi masyarakat. Titik penanaman pohon tak jauh dari pembangunan pemukiman rumah yang menjadi pilot project Nasional pengentasan pemukiman kumuh.
“Semangat ISNU Gresik dalam penanaman pohon ini selain memberikan edukasi bagi warga sekitar untuk peduli lingkungan yang bersih dan asri serta nyaman agar nantinya dapat dipahami bahwa tantangan tepian sungai adalah abrasi pengikisan,” tandas Ubed yang juga Ketua STAI Ihyaul Ulum Dukun Gresik ini.
Sementara itu dalam konsolidasi Pra Raker ISNU Gresik telah menyepakati bila pelaksanaan Raker ISNU Gresik pada akhir bulan April 2024. Beberapa isu yang di sorot diantaranya tentang kebijakan peraturan daerah dan peraturan Bupati Gresik tentang pesantren, penyerapan tenaga kerja, ekologi fiskal, serta pengembangan jaringan organisasi dan jejaringnya ISNU Kabupaten Gresik sampai tingkat Kecamatan atau MWCNU di Gresik. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















