Penulis📰✍️ Sekar Arum/Telisik Hati
BN News – Berkunjung ke Kabupaten Gresik tidak hanya untuk jalan-jalan atau kulineran, tetapi juga bisa melakukan studi tiru seperti yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) Sabiyan, Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura.
Rombongan berjumlah 40 orang ini melaksanakan studi tiru untuk memberikan pengetahuan kepada Perangkat Desa dalam Program Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa, Pengurus Bumdes mengenai konsep pengelolaan Bumdes, administrasi BPD untuk BPD dan juga administrasi PKK Desa untuk TP PKK Desa yang ikut berangkat.
Studi Tiru ini dilaksanakan pada hari Sabtu (26 Oktober 2024) di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik mulai pukul 09.30 WIB. Di Gerbang Desa, rombongan disambut dengan prosesi pengalungan selendang kepada PAW Kepala Desa Sabiyan.
Dalam sambutannya, Kades Pangkahkulon Ahmad Fauron, S.Sos. menyebutkan bahwa Desa Sabiyan Bangkalan merupakan Desa ke-9 yang melakukan Studi Tiru setelah Desanya menjuarai Lomba Desa Tingkat Provinsi.
Sementara arahan Camat Ujungpangkah Sofwan Hadi, S.Ag antara lain management akan bagus ketika ada kebersamaan dan sinergitas antara Pemdes dan semua Lembaga Desa.
Pada kesempatan ini, yang pertama dipelajari adalah materi Pelayanan Berbasis Digital yang bertempat di Balai Desa Pangkahkulon. Pembelajaran dilanjutkan dengan kunjungan-kunjungan ke beberapa tempat, yaitu kantor Pelayanan Desa, kantor BPD, kantor TP PKK dan kantor Bumdes.
Setelah istirahat, sholat, makan dengan menu khas Desa, peserta diajak menuju Wisata Pulau Cisiu. Selain menikmati hijaunya Mangrove, juga menikmati rujak bumbu khas Desa dengan sambal petis pindang atau petis asin dicampur gula Jawa. Pembelian oleh-oleh produk PKK Desa juga dilakukan di Wisata Pulau Cisiu.
Menurut PAW Kades Sabiyan Hudaifah, studi tiru ini bertujuan menerapkan ilmu yang akan didapat, meningkatkan PAD melalui potensi wisata, mengembangkan potensi SDA dan SDM yang ada serta menambah pengalaman dan menyambung tali silaturahmi yang akan berkelanjutan. “Sangat luar biasa Desa Pangkahkulon sudah digitalisasi dalam pelayanan ke masyarakat,” ungkapnya.
Studi tiru yang di dampingi oleh Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kabupaten Gresik Sekar Arum ini merupakan kerja sama Pokdarwis Kabupaten dengan Desa Wisata yang ada. Tidak hanya promosi wisata yang menawarkan kunjungan ke tempat wisata, tetapi juga menjadikan Desa Wisata sebagai tujuan berbagi pengalaman baik dalam Pelayanan Masyarakat, pengelolaan Bumdes, administrasi PKK bahkan untuk belajar mengenai BPD dan pengembangan potensi wisata. (Sekar Arum/Telisik Hati)
















