Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali. Sugeng Tindak Abah Kiai Abdul Munif. Panjenengan tiyang sae soho sholeh. Mugi Husnul Khotimah min ahli jannah dan bersambut Maghfirah Allah SWT.
Almaghfurlah Drs. KH. Abdul Munif, M. Ag adalah Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik. Beliau wafat di usia 67 tahun, pada pukul 14.45 WIB, Senin, 2 Desember 2024, di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.
Semasa hidup, Kiai Munif sapaan akrabnya dikenal sebagai tokoh yang aktif memperjuangkan kepentingan umat. Hal ini sebagaimana disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib.
“Kami sangat kehilangan atas wafatnya Almaghfurlah. Beliau sosok yang sangat berdedikasi dalam tugasnya di MUI. Kiprahnya dalam membina umat menjadi teladan bagi kami semua. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai pribadi yang santun, bijaksana, dan selalu membawa kedamaian dalam setiap langkahnya,” kenang Kiai Rofiq, Senin, (2/12/2024).
Tak hanya Kiai Rofiq, duka mendalam juga dirasakan sejumlah Pengurus MUI Gresik dan Pengasuh Pondok Pesantren di Kabupaten Gresik. Mereka sangat kehilangan atas wafatnya Kiai Munif. Seperti yang dirasakan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nur Muhammad, KH Nur Muhammad.
“Salam Duka Cita Dalem Sekeluarga dan Keluarga Besar Ponpes Nur Muhammad
Proklamasi – Gresik. Mugi Almarhum Husnul Khotimah min ahli jannah soho angsal Syafa’atipun Kanjeng Nabi, Aamiin. Dalem nyekseni Kiai Abdul Munif tiyang sae soho sholeh,” ucap Gus Nur, sapaan akrabnya
“Kami sangat berduka atas kehilangan sosok tokoh penting di MUI Kabupaten Gresik. Panutan kami dalam berorganisasi. Panutan dalam berdakwah. Kami kehilangan sosok tangguh, kiai panutan. Ummat dan MUI selalu mengenangmu,” sambung Ketua MUI Gresik Bidang Dakwah & Media, Prof. Dr. H. Abdul Chalik.
Sekretaris I MUI Kabupaten Gresik, H Nur Fakih juga mengenang masa hidup Almaghfurlah. “KH Abdul Munif seorang mujahid yang muhlis. Waktu, tenaga dan pikirannya dicurahkan untuk umat Islam. Kami sangat kehilangan sosok penting di medan perjuangan; pendidikan, dakwah, BAZNAS, sosial, dan MUI Gresik,” kenang H. Nur Fakih.
Sementara itu, salah satu orang dekat Almaghfurlah, Mohammad Salim Sekretaris KBIHU Babussalam Gresik, juga menceritakan semasa hidup KH Abdul Munif.
“Beliau orang baik dan bersahaja, selalu mendahulukan membantu orang, saya anak didiknya sejak kuliah di STIT Raden Santri Gresik, sampai seperti keluarganya sendiri. Beliau selalu menolong para mahasiswa yang kesusahan,” jelas Salim.
Salim juga menceritakan, Almaghfurlah sudah setahun terakhir sakit-sakitan, namun jarang dirasakan, dan selalu mementingkan aktif di berbagai organisasi keagamaan.
Selain aktif di MUI Kabupaten Gresik, Almaghfurlah juga tercatat pernah mengabdi di Baznas Gresik dengan menjadi Ketua pada tahun 2017 sampai 2022. Beliau juga aktif sampai terakhir jadi Ketua KBIHU Babussalam Gresik.
Sampai saat ini, Almaghfurlah juga aktif sebagai Dosen dan Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Santri Gresik. Sebelumnya, Beliau juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik. Sugeng Tindak Abah Kiai Abdul Munif. Al-Fatihah…!!! (Didik Hendri Telisik Hati)
















