Penulis📰✍️ Didik Hendri Telisik Hati
BN News – Siapakah Sosok Akhmad Sruji Bahtiar ? Berdasarkan situs simpeg.kemenag.go.id, Akhmad Sruji Bahtiar adalah Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid, Kabupaten Probolinggo. Ia telah mengabdi di lingkungan kantor Kemenag selama 24 tahun lebih 5 bulan. Artinya, ia memulai karier sejak tahun 2000.
Sebelum dilantik menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar tercatat pernah menjadi Kepala MTs Nurul Jadid.
Kemudian menjadi Kepala MAN Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Lalu menjadi Kabid Pendidikan Madrasah di Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Setelah itu pada Juni 2020, pria kelahiran Pamekasan, Pulau Madura ini, dilantik menjadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo. Di daerah berpenduduk 1,15 juta jiwa tersebut, Bahtiar menjabat hingga April 2023.
Sepak terjangnya yang positif selama bertugas di Kabupaten Probolinggo, membuat namanya sempat masuk dalam bursa calon bupati dan wakil bupati Probolinggo untuk Pilkada 2024.
Pada April 2023, Akhmad Sruji Bahtiar pindah tugas menjadi Kantor Kemenag Kabupaten Jember. Di daerah berpenduduk 2,536 juta jiwa berdasarkan Sensus Penduduk 2020 itu, ia hanya menjabat selama 1 tahun dan tiga bulan.
Hingga akhirnya Akhmad Sruji Bahtiar diamanahi sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur. Ia dilantik di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Semangatnya yang tinggi dalam menuntut ilmu dan berorganisasi mengantarkannya ke Ponpes Nurul Jadid yang didirikan KH Zaini Mun’im. Pada era 1990-an, ia kuliah di Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Nurul Jadid.
Semasa kuliah di Nurul Jadid, ia mengaku sambil jualan jam tangan. “Untuk bertahan hidup,” ujarnya.
Akhmad Sruji Bahtiar juga mengaku pernah berjualan televisi atau TV bekas, motor bekas, jualan batik, dan juga krupuk.
Peraih gelar Doktor di Universitas Brawijaya Malang ini, juga pernah berjualan besi tua. Serta pernah aktif di asosiasi penjual mobil bekas.
Bahtiar bercerita, dirinya dipercaya mengelola kursus komputer ketika masih mahasiswa. Namanya, Nurul Jadid Computer dengan singkatan NJC.
Pada 1995, ia ikut andil saat NJC berubah menjadi pendidikan diploma 1 komputer. Lalu di tahun 1996 berkembang menjadi Akademi Komputer dan Manajemen Informatika atau Akomi.
Bahtiar juga terlibat ketika Akomi, berkembang menjadi Sekolah Tinggi Komputer dan Manajemen Informatika atau STIKMI di tahun 1997. Juga saat STIKMI menjadi STT Nurul Jadid.
Tempaan kehidupan mulai dari tanah Madura hingga Ponpes Nurul Jadid itu, menjadi bekal bagi Akhmad Sruji Bahtiar dalam mengemban amanah baru sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Merujuk situs jatim.kemenag.go.id, Akhmad Sruji Bahtiar tercatat menjadi pimpinan ke-12 sejak reformasi 1998 di Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Di kantor yang berada di Jalan Bandara Juanda, nomor 26, Kabupaten Sidoarjo itu, Akhmad Sruji Bahtiar menggantikan posisi Husnul Maram yang telah menjabat sejak 2021.
Akhmad Sruji Bahtiar juga tercatat menjadi kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur dengan gelar doktor nomor lima, sejak reformasi 1998.
Dimulai dari Dr. Achmad Sutarmadi (1997-1998), Dr. H. Sudjak (2010-2014), Dr. H. Ahmad Zayadi (2019-2021), hingga Dr. H. Husnul Maram yang menjabat sejak tahun 2021 hingga 2024.
Ahmad Sruji Bahtiar yang resmi dilantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur ini menegaskan dirinya bukanlah orang baru di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.
“Beberapa tahun yang lalu, saya menjadi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Kanwil Kemenag Jawa Timur. Kini, saya kembali di sini dengan jabatan lain,” tuturnya.
Kakanwil selalu berpesan untuk saling mengingatkan, baik kepada pegawai, para pejabat administrator bahkan kepadanya tanpa memandang dirinya sebagai Kakanwil.
“Kita ini adalah keluarga besar, kalau ada yang salah mari kita saling mengingatkan. Kalau tidak berani mengingatkan berarti kita belum ada kedekatan sebagai keluarga,” tandasnya penuh semangat kekeluargaan dan kebersamaan.
Menurut Bahtiar, banyak layanan kepada masyarakat yang harus diwujudkan. Oleh karena itu, agar layanan dapat dilakukan dengan tanggung jawab yang baik dan optimal, Keluarga Besar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur harus membangun kebersamaan, saling menguatkan dengan memberikan pujian, saran, koreksi, dan kritikan.
Bahtiar menegaskan segala koreksi dan kritikan harus disampaikan dengan cara yang baik, sedangkan yang diberi koreksi dan kritikan harus menerima dengan jiwa lapang dada tanpa merasa ada tersinggung.
“Niat baik jika caranya tidak baik, bisa jadi hasilnya tidak baik,” tegasnya.
Pria yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember ini mengingatkan agar senantiasa membiasakan tegur sapa jika saling bertemu.
“Mari kita hapus ketidakbaikan dengan kebaikan,” ajaknya.
Bahtiar bertekad untuk menerapkan kepemimpinan dengan pendekatan yang humanis dan familier.
“Kita beritahukan segala sesuatu dengan baik, kita beri masukan dengan baik karena untuk mencapai kesuksesan kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kesuksesan membutuhkan kebersamaan, saling menguatkan, saling koreksi, dan jiwa besar,” cetusnya.
Dia juga mengingatkan, kepemimpinan yang humanis dan familier dilakukan dengan mematuhi regulasi dan etika yang berlaku.
Untuk diketahui, sebelum kepemimpinan Ahmad Sruji Bahtiar, inilah nama-nama Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur dari masa ke masa:
1. H. M. Maskun Kepala Kanwil dari Tahun 1973 sampai dengan 1975
2. H. M. Suhadji Kepala Kanwil dari Tahun 1975 sampai dengan 1977
3. Drs. H. Soeparno Kepala Kanwil dari Tahun 1977 sampai dengan 1983
4. Drs. H. Sobirin Kepala Kanwil dari Tahun 1983 sampai dengan 1993
5. Dr. H. Mahmud Suyuthi Kepala Kanwil dari Tahun 1993 sampai dengan 1996
6. Drs. Busjrie Abd. Djalil Kepala Kanwil dari Tahun 1996 sampai dengan 1997
7. Dr. H. Achmad Sutarmadi Kepala Kanwil dari Tahun 1997 sampai dengan 1998
8. Drs. H. Abdul Ghofir Kepala Kanwil dari Tahun 1998 sampai dengan 2003
9. Drs. H. Roziqi, MM, MBA Kepala Kanwil dari Tahun 2003 sampai dengan 2009
10. Drs. H. Imam Haromain Asy’ari Kepala Kanwil dari Tahun 2009 sampai dengan 2010
11. Drs. H. Sutrisno, SE, M.Pd, MM Kepala Kanwil Tahun 2010
12. Dr. H. Sudjak, M.Ag Kepala Kanwil dari Tahun 2010 sampai dengan 2014
13. Drs. H. Mahfudh Shodar, M.Ag Kepala Kanwil dari Tahun 2014 sampai dengan 2017
14. Drs. H. Syamsul Bahri, M.Pd.I Kepala Kanwil dari Tahun 2017 sampai dengan 2018
15. Drs, H. Haris Hasanudin, M.Ag Kepala Kanwil dari Tahun 2019 sampai dengan 2019
16. DR.H. Ahmad Zayadi, M.PdI Kepala Kanwil dari tahun 2019 hingga tahun 2021
17. DR.H. Husnul Maram, M.HI Kepala Kanwil dari 2021 sampai tahun 2024
18. DR. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I, Kepala Kanwil dari 2024 sampai sekarang. (Didik Hendri Telisik Hati)
















