Penulis📰✍️ Syafik Hoo/Telisik Hati
Gresik, BN News – Ngopi bareng dan Filantropi program Triwulan Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) MWCNU Dukun hari ini memasuki ngopi yang ke 8. Kegiatan tersebut bertempat di Ranting Baron Selatan Dukun Gresik dengan menyebrangi Bengawan Solo. Wilayah Baron Selatan ini merupakan wilayah terpencil dari Desa yang berada di Kecamatan Dukun. Karena Desa Baron ini letak posisinya di selatan Bengawan Solo bertetangga dengan Desa di wilayah Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan, Jumat (31/01/2025).
Tampak Pengurus Lazisnu Ranting maupun MWCNU Dukun memakai baju kebangganya dari utusan se-Kecamatan Dukun hadir mengikuti giat ini penuh semangat dan perjuangan, walaupun jarak yang ditempuh ke lokasi penuh tantangan. Namun, hal itu tidak menyurutkan para pengurus dan Srikandi Lazisnu untuk tetap hadir giat Triwulan ngopi bareng ke 8 ini penuh khidmat.
Ustaz Ridlwan PRNU Baron Selatan dalam sambutannya mengatakan, Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga selamat datang di desa kami yang terpencil ini semoga tidak kapok dan tetap menjaga silaturahmi.
“Mewakili pengurus Lazisnu Baron Selatan bahwa di Baron ini ada yang namanya Sedekah Sampah yang dikelolah oleh Lazisnu ranting Baron Selatan inovasi tersebut juga memberikan makna betapa ketika kita semua ada niat dan mampu pasti ada jalanya dalam menumbuhkan serta menggerakkan ekonomi walaupun dari sampah kalau dikelolah yang baik maka akan menjadi uang,” jelasnya.
“Berharap konco konco Lazisnu barangkali di ranting masing masing ada potensi ekonomi yang perlu dikembangkan Monggo ini bagian inovasi dari ranting untuk membiayai Lazisnu,” semoga bermanfaat untuk umat,” imbuh Ustaz Ridlwan yang juga Hafidh Al-Qur’an.
Sementara itu Ketua NUcare Lazisnu MWCNU Dukun Moh Syafi’ SAg mengajak kepada seluruh yang hadir yakni melengkapi SK Ranting Lazisnu se-Kecamatan Dukun maka legalitas ini penting untuk dilakukan oleh penertiban administrasi SK baru.
“Saya berharap sebelum puasa Ramadhan pengajuan SK Lazisnu dan SK Amil pengelolah Zakat Fitrah di Masjid NU segera di ajukan ke NUcare Lazisnu MWCNU Dukun,” harapnya.
Syafi’ Hoo sapaan akrabnya mnambahkan, di samping itu beberapa pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, yakni pengisian data pengelolaan zakat fiitrah serta pendistribusiannya oleh lazisnu dan takmir Masjid dengan afiliasi ke NU.
“Saya juga mengimbau, agar selalu sinergis dengan stakeholder di ranting masing masing agar terbangun kekompakan penguatan organisasi yang kuat dengan transparansi laporan keuangan baik melalui masjid atau medsos sehingga tidak muncul Fitnah dan kasak kusuk di masyarakat,” terang Syafi’ Hoo yang juga Kamad MI Alkarimi Tebuwung Dukun.
Turut hadir pada ngopi ke 8 ini, yakni pengurus NUcare Lazisnu MWCNU maupun ranting dan dari Banom NU Baron Selatan serta Pemdes Baron. Di penghujung acara diisi dengan Informasi sekaligus konsolidasi dan sharing sambil ngopi bareng dengan suasana santai seputar program dan administrasi lazisnu serta ramah tamah dan foto bersama (SFK). (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















