BN News – Tahun ini, 1.813 jemaah haji asal Kabupaten Gresik siap berangkat menunaikan rukun Islam kelima. Mereka tak sendiri, karena akan didampingi oleh 19 Petugas Haji Daerah (PHD) yang telah mendapat rekomendasi langsung dari Bupati Gresik.
Yang termuda, Zahrah Aqilah Rahmah—18 tahun, seorang pelajar dari Boteng, Menganti.
Yang tertua, Supinah binti Rusmini—91 tahun, sosok sepuh dari Wates Tanjung, Wringin Anom. Dua generasi, satu cita: menjadi tamu Allah yang mabrur.
Menariknya, mayoritas jemaah adalah perempuan (953 orang), dan paling banyak berusia 51–64 tahun (47,4%). Dari sisi pendidikan, ada yang lulusan SD hingga 1 orang bergelar doktor (S3). Profesi pun beragam: petani, pedagang, pelajar, ibu rumah tangga, hingga pensiunan—semua bersatu dalam langkah menuju Tanah Suci.
Data ini adalah potret wajah spiritual masyarakat Gresik: sederhana, tangguh, dan penuh harapan.
“Mari kita doakan, semoga seluruh jemaah senantiasa diberi kesehatan, kelancaran, dan kembali dalam keadaan selamat, membawa gelar yang paling mulia: Haji yang Mabrur,” ucap Kepala Kemenag Gresik, Dr. H. Pardi, M.Pd.I, Sabtu (12/4/2025).
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.813 jemaah haji dan 19 Petugas Haji Daerah (PHD) dari Kabupaten Gresik mengikuti Bimbingan Manasik Haji Reguler tingkat kabupaten, yang digelar selama dua hari di GOR Petrokimia Gresik, 11–12 April 2025.
Manasik ini merupakan bagian dari 6 hari pembekalan, dilanjutkan dengan manasik tingkat kecamatan pada 13–19 April, dan puncaknya 19 April akan digelar manasik haji serentak nasional bersama Menteri Agama RI.
Turut hadir Dr. Abdul Haris, M.Pd.I., M.H.I, Direktur Layanan AKT Penyelenggaraan Haji RI yang memberikan pembekalan langsung kepada jemaah Gresik. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental, fisik, dan pemahaman prosedur selama berada di Tanah Suci.
Acara dibuka oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang menyampaikan, “Panjenengan semua adalah orang-orang pilihan. Siapkan ibadah ini dengan sebaik-baiknya.”
Kepala Kemenag Gresik, Dr. H. Pardi, M.Pd.I, menambahkan, “Sebanyak 19 PHD yang direkomendasi langsung Bupati siap mendampingi jemaah. Kita ingin pelayanan yang ramah, tertib, dan maksimal”. (Telisik Hati)
















