Gresik, BN News – Suasana Kantor Kecamatan Ujungpangkah pagi ini, Selasa, penuh semangat. Minilokakarya Percepatan Penurunan Stunting mempertemukan Kader Pendamping Keluarga, Camat, Danramil, Kapolsek, dan Ustadz Athollah Azziyad, Penyuluh Agama Islam KUA Ujungpangkah, yang hadir dan berpartisipasi aktif, Selasa (10/6/2025). Bersama, mereka menegaskan komitmen untuk membebaskan anak-anak Ujungpangkah dari ancaman stunting.
Kegiatan ini fokus pada sosialisasi penurunan stunting dan pemetaan data statistik terkini. “Stunting bukan cuma soal fisik, tapi juga gizi, pendidikan, dan peran keluarga dalam menjaga masa depan anak,” ujar Ustadz Athollah dengan nada tegas namun penuh harap.
Diskusi berlangsung hangat dan penuh hikmat. Para kader berbagi kisah dari lapangan—keberhasilan mengedukasi warga soal gizi hingga tantangan di pelosok. Camat menegaskan dukungan penuh pemerintah lokal, sementara Danramil dan Kapolsek menekankan kolaborasi lintas sektor. “Kita seperti pasukan gabungan,” ujar seorang kader, mengundang suasana hikmat yang mendalam.
Data stunting yang dipaparkan menjadi cermin tajam untuk langkah ke depan. “Melihat kader turun langsung ke masyarakat, saya optimistis kita bisa tekan stunting,” kata Ustadz Athollah, matanya berbinar keyakinan.
Sementara Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi, S.Ag, M.MB menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Penyuluh Agama Islam KUA Ujungpangkah Kemenag Kabupaten Gresik yang turut hadir membersamai pemerintah guna melawan stunting. “Kami berkomitmen membebaskan anak-anak Ujungpangkah dari ancaman stunting,” tegas Camat yang baru saja meraih Gelar Magister di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini penuh semangat. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















