BN News – Pagi itu, ratusan Abang Becak yang datang dari berbagai penjuru penuh semangat mengayuh becaknya menuju titik kumpul di GOR Tri Dharma PT Petrokimia Gresik. Sementara, langit biru seakan turut merasakan kebahagiaan sebanyak 530 Abang Becak yang hari itu mendapatkan santunan dari PT Petrokimia Gresik, Kamis (17/7/2025).
Ya, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di HUT ke-53, PT Petrokimia Gresik kembali memberikan santunan kepada abang becak sebagai bagian dari kegiatan berbagi berkah. Kegiatan ini rutin dilakukan perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Selain abang becak, santunan juga diberikan kepada masyarakat sekitar perusahaan.
Dalam kesempatan itu, para abang becak yang berjumlah 530 orang sesuai HUT ke-53, menerima santunan dan tali asih dari Petrokimia Gresik. Berupa uang senilai Rp 200 ribu, bingkisan makanan hingga handuk.
Agenda ini rutin digelar setiap tahun oleh Petrokimia Gresik. Setiap momen peringatan HUT selalu berbagi kebahagiaan dengan abang-abang becak yang mengayuh hidup di sekitar perusahaan.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, di HUT ke-53 ini perusahaan ingin berbagi berkah dengan abang becak di wilayah Kota Pudak. Yakni berkah berupa uang Rp 200 ribu, bingkisan makanan dan handuk.
“Saya juga titip doa kepada abang becak semua, untuk keberlangsungan Petrokimia Gresik. Ini adalah perusahaan pupuk terbesar di Indonesia, mohon doanya agar terus tumbuh dan berkembang,” ujar Daconi Khotob.
Daconi menyebut bahwa abang becak merupakan pahlawan transportasi dan pahlawan ramah lingkungan. Betapa tidak, becak adalah alat transportasi yang ramah lingkungan.
Operasional becak yang tidak menggunakan bahan bakar fosil atau BBM adalah wujud nyata ramah lingkungan. Dan juga baik untuk kesehatan. “Semoga abang-abang becak semua sehat dan barokah,” ungkapnya disambut tepuk tangan penuh bahagia berbalut rasa syukur dari ratusan tukang becak.
Acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis yang dilakukan Daconi Khotob didampingi jajaran Direksi Petrokimia Gresik. Ratusan abang becak pun pulang dengan bahagia.
Sementara, salah satu Abang Becak usai menerima santunan tampak begitu girang dan sumringah. Puluhan tahun di Gresik, lelaki tua asal Rembang Jawa Tengah yang menggantungkan hidupnya dengan mengayuh becak ini dengan bahasa polosnya murni dari lubuk hati mengungkapkan:
“Namung pabrik Petro ingkang ajeg paring santunan dumateng tukang becak. Sembah nuwun PT Petrokimia Gresik (Hanya PT Petrokimia Gresik yang rutin memberikan santunan kepada tukang becak, Red),” ucap Pak Waluyo yang biasa mengais rezeki sebagai tukang becak di Pasar Gresik ini. (Telisik Hati)
















