GRESIK, BN News – Kabar duka meninggalnya KH. Soeratin Abul Abbas benar-benar mengejutkan masyarakat Kota Santri Gresik, khususnya Kecamatan Bungah. Terlebih, KH. Soeratin adalah salah satu tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat yang sangat disegani masyarakat. Selain sebagai guru ngaji di Pondok APTQ (Asrama Pesantren Ta’limul Quran) Sampurnan Bungah Gresik, Beliau adalah Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kecamatan Bungah.

Tidak hanya itu, Kyai yang tinggal di Dusun Grogol, Desa Masangan Bungah ini juga mengemban amanah sebagai Rois Syuriah MWC NU Bungah. Dan yang lebih bikin takjub, KH. Soeratin Abul Abbas adalah Guru dari Ulama Besar sekaligus Kiai Kondang di negeri ini, yakni KH. Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal denga Gus Muwafiq dan KH. Anwar Zahid.
Semasa hidupnya, KH. Soeratin Abul Abbas dikenal sebagai sosok ulama kharismatik. Beliau mendedikasikan seluruh usianya sebagai guru agama. Kini, KH. Soeratin telah kembali ke pangkuan Ilahi Robbi di usia 68 tahun di RS Fathma Medika, Rabu (10/9/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.
Sholat jenazah dilaksanakan Kamis (11/9/2025) ba’da Dhuhur di Masjid Dusun Grogol Masangan Bungah. Bertindak sebagai Imam sekaligus sambutan mewakili pihak keluarga yakni KH. Khusnan Ali disambung Doa Pertama. Doa Kedua oleh KH. Ali Murtadlo Sampurnan Bungah, Doa Ketiga KH. M. Ala’uddin Pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin, dan Doa Keempat dari KH. Ainur Rofiq Thoyyib Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik. Sedangkan Doa Kelima disampaikan KH. Muhammad Hamdan dari MWCNU Bungah.
Usai disholatkan, selanjutnya jenazah diiringi ratusan masyarakat dimakamkan di Pondok APTQ Sampurnan Bungah. “Insya Allah, KH Soeratin sudah tidak sakit lagi dan tenang bahagia di Alam Barzah. Saya bersaksi Beliau orang baik,” ucap Pengasuh Pondok APTQ (Asrama Pesantren Ta’limul Quran) Sampurnan Bungah Gresik Mas Niidhom bin Mas KH Abdurrohim.
Duka mendalam atas kepergian KH Soeratin juga sangat dirasakan kerabat dekat Beliau, yakni KH Muhammad Zainuri Makruf. “Mbah Yai Soeratin Abul Abbas, nangis kulo Mbah. Sugeng Tindak Mbah pinanggih Robb-Mu dan Sayyidina Muhammad SAW. Lahul Fatihah….” ungkap Gus Zen Pengasuh Pondok Pesantren Modern Almiftah Mojopurowetan Bungah. (Gus Hakam/Telisik Hati)
















