Gresik, BN News – Hari ini menjadi hari yang berkesan bagi siswa siswi MI Alkarimi Tebuwung Dukun Gresik. Pasalnya, ada kegiatan Pamitan sekaligus Perpisahan Mahasiswa Kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik yang sudah beberapa bulan mengabdi di Desa Tebuwung, Kamis (18/09/2025).
Beberapa Kegiatan yang selama ini dilakukan oleh Mahasiswa KKN UQ di Desa Tebuwung selain pengabdian di masyarakat dan di Pemdes Tebuwung, tidak kalah pentingnya ketika membantu mmengabdi di lembaga MI Alkarimi.
Para mahasiswa melakukan berbagai kegiatan, diantaranya memberikan bimbingan belajar (Bimbel) di posko KKN di Jalan Cendrawasih Tebuwung dan juga ikut mengajar di Sekolah MI Alkarimi. Hal ini menjadi kesan yang sangat mendalam bagi siswa MI Alkarimi saat Mahasiswa KKN UQ berpamitan hari ini.
Moh Syafi’ SAg selaku Kamad MI Alkarimi Gresik mengucapkan terima kasih atas kebersamaan pada giat poker dalam pembimbingan, pengajaran KKN UQ selama ini untuk Siswa MI Alkarimi, baik di posko KKN maupun di sekolah. “Semoga bermanfaat dan memberikan edukasi mendalam,” ucapnya.
Syafi’ menyebut bahwa, pengalaman praktis ini buat KKN adalah untuk menggabungkan atau perpaduan selama di bangku kuliah antara materi teori dan praktik di lapangan. “Tentu ini menjadi kesan yang sangat penting bagaimana KKN bisa mengabdi sekaligus mengeksplorasi kapasitas SDM untuk kemanfaatan di masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Perwakilan KKN UQ Bungah Muhammad Fajrul Falah Prodi PAI menyampaikan terima kasih, karena diterima dengan sangat baik oleh masyarakat Tebuwung juga ke lembaga pendidikan MI Alkarimi “Semoga jalinan kebersamaan ini bisa kami jadikan pengalaman terbaik sebagai guru kami dalam pengabdian kami usai menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi,” ungkapnya.
“Semoga silaturrahim selama kami melaksanakan tugas KKN da kesalahan, baik tindakan, ucapan, dan yang lainnya, kami mewakili teman teman memohon maaf yang sebesar besarnya,” imbuhnya.
Di akhir kegiatan acara pamitan KKN UQ Bungah diisi dengan pemberian cendera mata untuk MI Alkarimi Tebuwung, bersalaman dan foto bersama. Bahkan, ada yang menangis, merangkul serta memeluk saat siswa siswi dipamiti oleh mahasiswa KKN UQ. (Syafik Hoo/Telisik Hati)
















