Wajo Sulawesi Selatan, BN News – Lebih dari 50 persen santri kafilah Jawa Timur siap meraih gelar juara pada ajang Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) ke-1 Tahun 2025 di Pondok Pesantren As’adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Dari total peserta yang dikirim, sebanyak 17 santri lolos ke babak final dan akan bersaing memperebutkan juara 1, 2, dan 3.
Sementara itu, sembilan santri Jawa Timur lainnya juga masih berpeluang meraih juara 3 dan harapan 1. Tim debat Bahasa Inggris putra akan bersaing untuk posisi juara 3, tim debat Bahasa Inggris putri memperebutkan harapan 1, sedangkan tim debat Bahasa Arab putri akan memperebutkan juara 3.
Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jawa Timur), Imam Turmidi, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh santri dan pembina yang telah mempersiapkan diri dengan baik sejak tahap awal. Ia menjelaskan, total ada 26 santri kafilah Jawa Timur yang lolos ke final pada berbagai cabang.
Sedangkan ada 12 santri yang belum berhasil melaju ke babak selanjutnya. Meski demikian, Imam Turmidi menegaskan bahwa seluruh kafilah tetap optimistis untuk mempersembahkan prestasi terbaik bagi Jawa Timur.
“Bagi adik-adik kita yang belum lolos, ini bukan akhir dari perjuangan. Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran berharga dan kesuksesan yang tertunda. Insyaallah, ke depan mereka akan tampil lebih baik, lebih sempurna, dan meraih kesuksesan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Sementara itu, Imamuddin Muchtar, pembina tim debat Bahasa Arab putra, menyampaikan rasa syukur atas capaian sementara yang diraih timnya
“Insyaallah, kami akan tampil dengan persiapan yang lebih matang. Memang tidak mudah menghadapi tuan rumah, tetapi bukan hal yang mustahil bagi kami untuk merebut posisi juara satu pada Debat Bahasa Arab Putra MQKI 2025,” ungkapnya penuh semangat.
M. Noval Hamdani, salah satu peserta tim debat Bahasa Arab putra juga mengutarakan rasa syukur atas keberhasilan timnya melaju ke final. Ia menuturkan bahwa capaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berprestasi.
“Alhamdulillah, ini pertama kalinya kami merasa senang dan bahagia bisa melanjutkan amanah hingga ke sesi final. Semua ini tentu bukan hanya hasil usaha kami, tetapi juga berkat dukungan masyarakat, para pembina, dan seluruh kafilah Jawa Timur yang terus menyemangati kami,” katanya.
Babak final akan digelar pada Minggu (5/10) dan beberapa cabang lomba akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Pendidikan Pesantren.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari seluruh pembina, kafilah Jawa Timur optimistis dapat meraih hasil terbaik serta membawa pulang gelar juara umum pada MQKI ke-1 Tahun 2025 di Wajo, Sulawesi Selatan. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















