GRESIK, BN News – Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informasi) Pemkab Gresik menggelar Literasi Digital bertema Perlindungan Data Pribadi bersama perangkat daerah dan unsur Sekretariat Daerah Gresik, Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kesadaran akan pentingnya keamanan informasi di tengah maraknya aktivitas digital. Diantaranya: Edukasi jenis dan risiko kebocoran data, Hak masyarakat atas data pribadi dan upaya pemerintah daerah membangun budaya digital yang aman dan bertanggung jawab.
Diskominfo menegaskan bahwa melindungi data pribadi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal kesadaran dan etika digital.
Sebelumnya, Diskominfo Gresik juga telah menggelar Monitoring dan Evaluasi Perluasan Infrastruktur Digital WiFi Publik bersama 46
OPD dan 26 kelurahan.
“Hingga saat ini, sudah ada 118 titik WiFi publik aktif yang dapat diakses masyarakat melalui jaringan Freewifi⑥Diskominfo tanpa kata sandi,” tandas PIt. Kepala Dinas Kominfo Gresik Kiki Nuriyadi, S.P., M.M.
Langkah ini menjadi komitmen Pemkab Gresik dalam memastikan akses internet yang merata, cepat, dan aman, termasuk untuk wilayah blank spot seperti Pulau Bawean.
Dengan konektivitas yang lebih luas, layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, hingga administrasi digital dapat diakses lebih mudah dan efisien.
Selain itu lanjut mantan Camat Bungah dan Dukun ini menandaskan, Diskominfo Pemkab Gresik & DPRD Gresik mendorong pengelolaan media sosial OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang lebih profesional, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat. (Telisik Hati)
















