Gresik, BN News – Suasana penuh khidmat menyelimuti Wisma Kebomas Petrokimia Gresik pada Minggu, 19 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB, saat KBIHU Nurul Jannah Petrokimia Gresik resmi membuka kegiatan Manasik Haji Tahun 2025. Sebanyak 247 jamaah haji tahun 2026 hadir dengan semangat dan rasa syukur mendalam menyongsong perjalanan suci ke Tanah Haram.
Acara dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, H. Muhammad Ali Faiq, S.Sos.I., M.H.I, SVP Sumber Daya Manusia Petrokimia Gresik, Ketua Takmir Masjid Nurul Jannah, serta seluruh pengurus dan pembimbing KBIHU.
Pembukaan diawali dengan pembacaan Ummul Qur’an, dilanjutkan laporan Ketua Takmir Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik, Bapak Widodo Heru Sulistyo, yang menyampaikan bahwa tahun 2026 jumlah jamaah Nurul Jannah meningkat signifikan.
“Alhamdulillah, tahun depan jamaah Nurul Jannah mencapai 347 orang, terbagi dalam 6 rombongan, lebih banyak dibanding tahun lalu yang berjumlah 220. Manasik ini terdiri dari 16 pertemuan dan 3 kali praktik, dimulai hari ini hingga menjelang keberangkatan. Semoga seluruh rangkaian diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan sehingga jamaah dapat menunaikan haji dengan selamat dan mendapat predikat haji mabrur,” ujarnya.
Sementara itu, SVP SDM Petrokimia Gresik, Bapak Zainuri Al Khafidz, mewakili manajemen dan direktur Petrokimia Gresik, mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah haji 2026.
“Ibadah haji adalah rukun Islam yang terbesar sekaligus terberat. Anda semua sangat beruntung telah diberi kesempatan mulia ini. Maka, ikutilah seluruh rangkaian manasik dengan khusyuk dan sungguh-sungguh. Terima kasih telah mempercayakan bimbingan kepada KBIHU Nurul Jannah. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani ibadah haji nanti,” pesannya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Kemenag Gresik, H. Muhammad Ali Faiq, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara KBIHU Nurul Jannah dan Petrokimia Gresik yang mampu menyelenggarakan manasik sejak dini dengan pelayanan terbaik bagi jamaah.
“Berdasarkan Undang-undang Haji Nomor 8 Tahun 2019, sebutan Anda bukan lagi ‘calon jamaah haji’, melainkan jamaah haji tahun 2026. Maka, jagalah kesehatan dan kesiapan spiritual agar ibadah nanti berjalan sempurna,” tutur Ali Faiq.
Ia juga mengingatkan bahwa durasi ibadah haji ke depan kemungkinan akan dipersingkat dari 42 hari. “Kalau tahun depan Anda masih menjalani haji dengan durasi 42 hari, maksimalkanlah setiap waktu untuk ibadah wajib dan sunnah. Jangan sia-siakan kesempatan langka ini,” pesannya.
Dalam kisah pribadinya, Ali Faiq turut berbagi pengalaman ketika berhaji pada masa pandemi 2022. “Ada banyak hal yang tidak bisa saya lakukan waktu itu. Namun doa saya dikabulkan Allah sehingga saya kembali berangkat pada 2023. Maka manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Perbanyak doa di tempat mustajab, jaga lisan dan hati,” ungkapnya.
“Ibadah haji adalah ibadah yang paling pamungkas dalam rukun Islam, menguras fisik sekaligus menyucikan hati. Semoga Anda semua diberi kesehatan dan menjadi haji yang mabrur, aamiin,” tutupnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tayangan video manasik dan pelaksanaan haji tahun 2025 sebagai bahan refleksi dan motivasi bagi jamaah baru. Rangkaian acara ditutup dengan doa oleh Ustadz Ali Huda, serta sesi foto bersama seluruh jamaah dan panitia.
Acara pembukaan ini menandai awal dari 16 kali pertemuan manasik yang akan digelar secara bertahap hingga menjelang keberangkatan haji tahun depan. Semangat, kekompakan, dan suasana kekeluargaan tampak menyelimuti seluruh jamaah yang mengikuti kegiatan perdana ini. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















