GRESIK, BN News – Kemenag Gresik, melalui jajaran Pimpinan dan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), berkomitmen penuh dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan keagamaan. Hal ini diwujudkan dengan digelarnya Workshop Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta bagi 173 Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Sidayu.
Acara berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 November 2025, bertempat di Hotel Grand Whiz Trawas, Mojokerto. Pelaksana kegiatan adalah Kemenag Gresik, diikuti oleh 173 guru MI se-Kecamatan Sidayu. Turut hadir Pengawas Madrasah, Elly, Plt. Kepala Kankemenag Gresik, M. Ali Faiq, narasumber Dr. Andiek Widodo, MM, serta jajaran pimpinan dan Kepala Seksi Pendma.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk merespons tuntutan zaman di mana peran guru tidak lagi sekadar penyampai ilmu, tetapi juga pembentuk karakter murid. Guru dituntut untuk mampu mencapai delapan poin target Deep Learning (DPL) melalui pengalaman belajar yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan (BBM). Tujuannya adalah agar pendidikan madrasah dapat bersaing di era digital dan membentuk karakter mulia pada peserta didik.
Workshop diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Guru, menunjukkan semangat nasionalisme dan dedikasi profesi. Plt. Kakankemenag Gresik, M. Ali Faiq, mengapresiasi tinggi dedikasi para guru dan mendorong peserta untuk memanfaatkan workshop tidak hanya sebagai ajang mencari ilmu, tetapi juga mempererat silaturahmi.
Pengawas, Elly, menegaskan pentingnya keluar dari zona nyaman dan terus beradaptasi dengan arus perubahan zaman. Para guru diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh langsung di dalam kelas, mewujudkan pendidikan yang unggul dan berkarakter, sejalan dengan prinsip: Ilmu tidak hanya dikumpul tapi juga dipahami untuk jadi karakter unggul.
Peningkatan kompetensi guru ini menjamin bahwa anak cucu di lingkungan Gresik, khususnya di Madrasah Ibtidaiyah Sidayu, akan menerima pendidikan yang relevan, mendalam, dan berorientasi pada pembentukan karakter, yang merupakan fondasi penting bagi masa depan umat. (Kemenag Gresik/Telisik Hati)
















