GRESIK, BN News – Selasa, 9 Desember 2025 menjadi momen bersejarah untuk kedua kalinya dari PD DMI Kabupaten Sukamara menapakkan kaki di bumi wali Gresik. Kali ini PD DMI Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah melakukan studi tiru dan kunjungan belajar ke Masjid Nurul Jannah PT Petrokimia Gresik.
Mereka melakukan studi tiru cara pengelolaan Manajemen Masjid dan juga mensejahterakan jamaah dengan gerakan ekonomi Jama’ah. Mereka sangat tertarik bagaimana kepedulian Masjid untuk hadir dalam pengelolaan perekonomian Jama’ah diantaranya terdapat BMT (Baitul Maal Wa Tanwil) milik Nurul Jannah Petro serta sentra UMKM Jamaah Masjid. Studi tiru di Masjid Nurul Jannah dimulai pukul 09.30 WIB dan selesai pukul 11.30 WIB.
Berikutnya Rombongan melakukan perjalanan menuju Masjid pedesaan yang dikelola dengan manajemen yang baik. Pada kesempatan ini mereka berkunjung ke Masjid Jami al Ihsan Banyuurip Ujungpangkah Gresik. Kenapa memilih Masjid Jami’ al Ihsan Banyuurip Ujungpangkah, hal ini dikarenakan pada Tahun 2024 Masjid Jami’ al Ihsan Banyuurip Ujungpangkah memperoleh juara 2 pada ajang lomba DMI Award Jatim. Hal inilah menjadikan PW DMI setelah berkoordinasi Dengan PD DMI Gresik mereka (PD DMI Kabupaten Sukamara) diarahkan ke Masjid Jami’ al Ihsan ini.
Pada kesempatan tersebut banyak yang disampaikan oleh Ketua Takmir Masjid Jami’ Al ihsan (KH. Mathla’in) didampingi sekretarisnya (Ust. Abdul Hafidz Zam Zami) diantaranya adalah proses pengelolaan Masjid mulai awal hingga saat ini, diantara pertanyaan yang muncul dari Rombongan adalah bagaimana cara memakmurkan Masjid dengan jamaah maktubah dan juga keikutsertaan masyarakat dalam pengelolaan Masjid.
Pertanyaan tersebut dijawab oleh Ketua Takmir bahwasanya dalam berproses menuju keberhasilan tidaklah seperti membalikkan telapak tangan, butuh proses yang panjang. Menambahi dari pernyataan Ketua Takmir kali ini disampaikan oleh Sekretaris takmir Masjid Jami al ihsan bahawasnya sebelum tahun 90 an kita fokusnya pada pembangunan fisik, Sampai harus ke Malaysia untuk mencari dana tersebut.
“Alhamdulillah setelah fisik selesai kita mulai fokus pada pembangunan SDM, dari sinilah banyak Kegiatan yang kita ikuti maupun yang kita adakan sendiri diantaranya pelatihan imam, muadzin, dan khotib yang mana kami mendatangkan pemateri nasional pesertanya adalah seluruh imam, muadzin, dan khotib se wilayah desa Banyuurip baik Masjid maupun musholla,” terangnya.
“Kami juga aktif mengikuti kegiatan yang diadakan oleh PW DMI Jatim maupun PD DMI Gresik diantaranya pelatihan akustik Masjid yang diselenggarakan oleh PW DMI Jatim. Nah dari sinilah kita mulai membenahi SDM yang kita punya,” ungkap Sekretaris Takmir Masjid Jami al Ihsan menambahi.
Pada kesempatan itu juga hadir Sekjend PW DMI Jatim Drs. KH.Suhadi didampingi oleh wakil sekjend Ustadz Syakur dan juga Ketua PD DMI Gresik KH. Zainal Abidin didampingi sekjend Ustadz Dr. Abdullah Farih, M.Pd.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama dan diharapakan sepulang dari studi tiru ini mereka bisa mengimplementasikan apa yang telah diperoleh di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik, yakni dari Masjid Nurul Jannah Petro dan Masjid Jami al Ihsan Banyuurip Ujungpangkah. (Farih/Telisik Hati)
















