GRESIK, BN News – Divisi Pengembangan dan Pemberdayaan Muballighah PD Korps Muballighah DMI Gresik mengadakan Pelatihan Public Speaking dengan Ibu Hj. Nur Cita Qomariyah, M.Kom.I., CMC sebagai pemateri di Aula PLHUT Kementerian Haji dan Umroh, Komplek Kemenag Gresik, pada hari Minggu, 04 Januari 2026.
Ibu Hj. Nur Cita merupakan dosen, presenter, MC Nasional, CEO Cita Entertainment juga Pengasuh Pondok Pesantren Digipreneur Al Yasmin Surabaya. Selain itu, beliau juga pembina IQMA UIN Sunan Ampel Surabaya.
Pelatihan Public Speaking dihadiri oleh 35 peserta dari anggota internal Korps Muballighah dan juga 10 peserta lainnya dari Banom DMI; BKMM, Prima dan eLMC. KH. Zainal Abidin, S.Ag., M.Fiil Ketua PD DMI Kabupaten Gresik. Ibu nyai Nur Khosiah, M.Pd selaku Ketua PW Korps Muballighah Jawa Timur, Ibu nyai Dr. Aminatun Habibah, M.Pd. sebagai penasihat, dan pembina yang lain.
Ketua PC Korps Muballighah Gresik Ibu Nyai Dina Amaliyah Mushthoza, S.Pd. I., M. Pd menyampaikan bahwa sasaran kegiatan pelatihan public speaking ini masih dalam lingkup internal pengurus untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan teknik berbicara yang baik didepan umum. Selain itu, kegiatan ini juga didukung penuh oleh DMI Kabupaten Gresik baik dalam bentuk materil dan moril.
Ibu Nyai Afiyah Wiji Rahayu, S.Ag sebagai Ketua Pelaksana juga menyampaikan bahwa kendala yang kita hadapi saat menjadi publik speaker adalah nervous dan kehikangan kata-kata. Dari kegiatan inilah kita mempunyai bekal untuk menjadi publik speaker yang profesional seperti yang disampaikan pemateri dengan 5 hal; yaitu edukatif, persuasif, informatif, komunikatif dan juga entertain.
Bunda Cita sapaan akrab pemateri juga menyampaikan bahwa cara berpakaian seorang publik speaker merupakan hal pertama yang dilihat oleh audiens tentang diri seseorang, maka mulailah dengan berpakaian yang baik untuk menjadikan citra diri menjadi baik.
“Mulailah disiplin waktu, dan mempersiapkan semuanya dengan matang. Dengan semua kesiapan yang ada, maka kesempatan yang datang akan semakin terbuka lebar. Mulailah berbicara yang penting, bukan yang penting bicara,” ungkapnya penuh semangat. (Telisik Hati)
















