GRESIK, BN News – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata tidak hanya menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi merupakan bentuk keterlibatan nyata mahasiswa dalam kehidupan masyarakat. Komitmen tersebut ditandai melalui pembukaan KKN Tematik UM Gresik Tahun 2026 di Desa Lengkong, Kecamatan Cerme, dengan mengusung tema Peran KKN Berdampak sebagai Media Edukasi, Pendampingan, dan Pemberdayaan Potensi Lokal Masyarakat Desa Lengkong.
Kegiatan ini secara resmi dibuka di Balai Desa Lengkong Jum’at malam 22 Januari 2026 oleh Roikhan Kepala Desa Lengkong, bersama Mohammad Ali Mochtar selaku Sekretaris Desa Lengkong dan didampingi oleh Dosen Pendamping Lapangan Assoc. Prof. Dr. Ir. Djoko Soelistya, M.M., CPHCM, CHRMP, serta Ketua KKN Tematik Kelompok 31 Aditya Ilham Maulana
Dalam sambutannya, Roikhan Kepala Desa Lengkong, menyampaikan terima kasih kepada UMG adanya KKN Tematik Tahun 2026 yang ditempatkan di Desa Lengkong, dan sesuai dengan temanya KKN Berdampak mengharapkan nantinya tidak hanya sekedar pengabdian masyrakat biasa melainkan ada hasil yang berkesan yang bisa didapatkan oleh warga Desa Lengkong, dan senada dalam penegasannya oleh Sekertaris Desa Bapak Mohammad Ali Mochtar kalau Desa Lengkong sudah ada UMKM yang menghasilkan produk tetapi belum optimal dalam proses pemasarannya
Perwakilan Mahasiswa dari Prodi Manajemen selaku ketua KKN Kelompok 31 Aditya menambahkan nantinya keberadaan 14 mahasiswa yang hadir dengan 4 program studi antara lain Prodi Manajemen, Akuntansi, Psikologi dan Teknik Mesin diharapkan bisa memberikan warna, semangat dan membantu memberikan inovasi-inovasi yang bisa berdampak sesuai dengan potensi prodi masing-masing yang diimplementasikan untuk warga Desa Lengkong.
Sorotan utama dalam Pembukaan KKN Temati 2026 Desa Lengkong tidak terlepas dari peran Dosen Pendamping lapangan Assoc. Prof. Dr. Ir. Djoko Soelistya, M.M., CPHCM., CHRMP, pada pemaparannya yang menjelaskan tujuan dan manfaat melalui edukasi serta pendampingan yang akan dibawah ke Desa Lengkong, dengan memberika penjelasan program-program yang dilakukan oleh mahasiswa UMG, serta memberikan program utamanya berupa pemberdayaan Budidaya Maggot, yang nantinya diharapkan berdampak serta manfaat secara lingkungan, social, ekonomi dan manfaat kelembagaan Desa.
“Bapak Dosen Pendamping Lapangan berharap mahasiswa KKN Tematik UMG mampu beradaptasi, bersinergi dengan perangkat desa, dan ikut menjadi motor penggerak perubahan di Desa Lengkong” ujarnya
“KKN Tematik ini memposisikan mahasiswa sebagai mitra masyarakat. Mereka tidak sekadar hadir, tetapi terlibat aktif melalui kerja bersama, kolaborasi, dan kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.
Dengan semangat kolaboratif dan pengabdian, KKN Tematik UMG 2026 hadir untuk menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam mengembangkan potensi masyarakat Desa Lengkong. (djoko)
















