Surabaya, BN News – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua I Bidang Anggota Dewasa Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur masa bakti 2025–2030, Rabu (11/2/2026). Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, serta Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Jawa Timur. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Budi Waseso, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur Arum Sabil, Wakil Ketua Mabida Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta para pengurus dan undangan lainnya.
Bahtiar menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda di Jawa Timur.
“Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlak mulia. Kementerian Agama tentu memiliki visi yang sejalan, yakni membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berwawasan kebangsaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Kanwil Kemenag Jatim siap memperkuat sinergi antara program kepramukaan dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Menurutnya, pembinaan anggota dewasa dalam Pramuka juga menjadi kunci dalam memastikan proses pendidikan karakter berjalan secara berkelanjutan dan terarah.
“Peran anggota dewasa sangat penting sebagai pembina, pendamping, sekaligus teladan. Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai moderasi beragama, cinta tanah air, dan semangat persatuan dapat terinternalisasi dalam setiap kegiatan kepramukaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil, dalam laporannya menyampaikan capaian kinerja kepengurusan sebelumnya serta harapan pada masa bakti 2025–2030 agar mampu menghadirkan inovasi dan penguatan sistem pembinaan yang berkelanjutan.
“Semoga kami para pengurus dapat terus menguatkan, berjalan beriringan, serta mencetak generasi unggul Pramuka Jawa Timur. Generasi yang berakhlak, berkarakter, dan siap menatap masa depan bangsa,” ungkap Arum.
Wakil Ketua Mabida Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam membangun karakter generasi muda, terlebih di tengah tantangan era kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence).
“Jikalau kita khawatir dengan generasi penerus ini, yang tidak mempunyai karakter kuat, apalagi di era kecerdasan buatan, akan tergilas oleh zaman. Tetapi InsyaAllah, mereka akan berdiri di baris terdepan, akan menjadi benteng moral generasi muda, adalah insan-insan Pramuka,” ujarnya.
Dengan pelantikan ini, Kanwil Kemenag Jatim menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia melalui sinergi program kepramukaan yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan penguatan karakter generasi muda. (Kemenag Jatim/Telisik Hati)
















