GRESIK, BN News – Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gresik, H Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) bersama jajaran Pengurus PDIP Gresik melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Cabang (PC) Fatayat dan Muslimat NU Gresik di Gedung PCNU Gresik, Selasa (10/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, DPC PDIP Gresik sekaligus menyalurkan bantuan sebanyak 500 paket sembako kepada warga Nahdlatul Ulama (NU) yang mayoritas didominasi kalangan ibu-ibu.
Ketua DPC PDIP Gresik, HbFandi Akhmad Yani yang akrab disapa Gus Yani mengatakan, kegiatan silaturahmi ini merupakan tindak lanjut instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP agar kader partai semakin dekat dengan masyarakat.
“Berdasarkan instruksi dari DPP dan Ketua Umum PDIP, kami diminta untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, mendengar aspirasi, serta menjaga hubungan baik. Mudah-mudahan sinergitas ini bisa terus terjalin,” ujarnya.
Menurutnya, momentum bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Kami ingin memperkenalkan diri sekaligus menyambung silaturahmi di bulan puasa ini. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan ridho Allah SWT,” tuturnya.
Gus Yani menegaskan bahwa perbedaan latar belakang organisasi bukan menjadi penghalang untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Gresik.
“Mungkin pakaiannya berbeda, ada yang memakai baju merah dan ada yang menggunakan atribut Fatayat. Tetapi tujuan kita sama, yaitu untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Gresik,” terangnya.
Gus Yani berharap hubungan antara PDIP dan Fatayat maupun Muslimat NU dapat terus terjalin hingga tingkat akar rumput. Bahkan, pihaknya mengajak para pengurus di tingkat ranting untuk bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami mengajak pengurus untuk bisa bergandeng tangan sampai tingkat ranting. Biasanya di tingkat bawah banyak kegiatan sosial yang tujuannya sama, membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Gresik, Masruroh menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam memperkuat peran organisasi perempuan dalam pembangunan masyarakat.
Menurutnya, Fatayat NU merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang beranggotakan perempuan usia produktif, yakni 20 hingga 45 tahun, yang terlibat dalam berbagai lini mulai dari pengambilan hingga pelaksanaan kebijakan di berbagai sektor.
“Kami memiliki visi untuk menguat bersama dan maju bersama. Namun kami juga menyadari bahwa Fatayat tidak bisa bergerak sendiri untuk mencapai visi tersebut,”terangnya.
Ia menambahkan, dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemangku kebijakan di Kabupaten Gresik, menjadi faktor penting dalam mewujudkan visi organisasi.
“Sinergi kami dengan Pemerintah Kabupaten Gresik itu nyata. Dari tingkat ranting di desa hingga tingkat kabupaten, koordinasi dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting bagi kami,” jelasnya.
Saat ini, PC Fatayat NU Gresik membawahi sekitar 420 ranting yang tersebar di berbagai wilayah. Berdasarkan data lima tahun lalu, jumlah anggota Fatayat NU Gresik mencapai 19.681 orang.
Masruroh menyebut jumlah tersebut menunjukkan besarnya potensi kader perempuan yang dimiliki organisasi sekaligus menjadi kekuatan sosial di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa Fatayat NU terbuka bagi berbagai pihak yang ingin menjalin kerja sama selama membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa saja selama itu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Pihaknya turut menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan DPC PDIP Gresik melalui bantuan bingkisan sembako tersebut. Bantuan itu rencananya akan disalurkan kepada 420 ketua ranting, 16 ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC), serta 68 pengurus cabang.
“Ini adalah bentuk perhatian dan apresiasi yang sangat berarti bagi kami. Insyaallah dalam dua hari ke depan akan segera kami salurkan kepada pengurus di tingkat ranting dan PAC,” pungkasnya. (Telisik Hati)
















