GRESIK, BN News – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar diskusi publik bersama mahasiswa di Kantor DPC PDI Perjuangan Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 38c, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik Senin (1/6/2026).
Diharapkan dari kegiatan tersebut bisa menumbuhkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Dalam dialog spesial ini para mahasiswa penuh semangat mengikuti dialog yang diisi pemateri oleh anggota KPU Jawa Timur, yaitu Eka Wisnu Wardhana bersama anggota DPRD Kabupaten Gresik Elvita Yulianti.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik H. Toriqi Fajerin, SE mengatakan, kegiatan diskusi publik dengan tema memperkuat Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negera kepada para mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, menurut H. Riki sapaan akrabnya, dalam momentum Hari Lahir Pancasila yang dikenal dengan Bulan Bung Karno, sebab banyak gagasan Presiden Pertama Indonesia Ir. Sukarno yang ada dalam nilai-nilai Pancasila.
“Kita ingin generasi muda Kabupaten Gresik lebih memahami nilai-nilai Pancasila di hari besar Hari Lahir Pancasila 1 Juni ini. Terutama para mahasiswa,” kata H. Riki penuh semangat.
Lebih lanjut H. Riki menambahkan, Diskusi Publik ini merupakan awal rangkaian Bulan Bung Karno di mana DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik mempunyai banyak kegiatan. Diantaranya, Lomba Catur Sukarno Cup, mobile lagend, ziarah makam Bung Karno dan Do’a Bersama dalam rangka Haul Bung Karno.
Di tempat yang sama, anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi PDI Perjuangan, Elvita Yulianti mengatakan, diharapkan generasi muda tidak menghafal Pancasila, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Mbak Vetty sapaan akrabnya, dalam kebijakan yang berpihak kepada rakyat, menjaga persatuan, menjunjung kemanusiaan dan menghadirkan keadilan, maka sesungguhnya Pancasila sedang bekerja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila itu bukan hanya dihafalkan, tetapi diwujudkan dalam setiap keputusan, setiap pengawasan anggaran dan setiap perjuangan aspirasi masyarakat,” tandas Vetty, perempuan tangguh yang pernah menjadi jurnalis, komisioner Panwaskab dan KPU Gresik ini. (Telisik Hati)















