GRESIK, BN News – Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, langsung turun ke lapangan sowan ke kediaman Ketua PCNU Gresik sekaligus Pimpinan Ponpes Darul Ihsan Menganti, KH. Mulyadi, Kamis (18/6/2026).
Langkah taktis ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan upaya konkret Kemenag Gresik dalam merangkul ulama untuk memetakan sekaligus meredam potensi polarisasi (perpecahan) di masyarakat.
Di tengah dunia digital yang serba cepat ini, stabilitas sosial dan kerukunan antarumat adalah modal utama pembangunan daerah. Kiai Mulyadi berpesan agar Kemenag mampu memosisikan diri sebagai penengah yang adil dan mengayomi semua elemen tanpa sekat.
Merespons hal itu, Kemenag Gresik berkomitmen menggerakkan seluruh lini mulai dari KUA, Penghulu, Penyuluh Agama, hingga Pengawas Madrasah sebagai garda terdepan pelopor moderasi beragama di akar rumput.
Hasilnya? Kebijakan keagamaan di Gresik ke depan akan jauh lebih adaptif, berbasis kearifan lokal, dan menciptakan iklim sosial yang aman demi masa depan yang lebih kondusif bagi anak muda. Yuk, bareng-bareng kita jaga kedamaian di sekitar kita dengan menghargai setiap perbedaan yang ada! (Telisik Hati)
#KemenagGresik #MerajutKerukunan #ModerasiBeragama #GresikKondusif #UlamaUmaraSinergi
















