Gresik, BN News – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai kegiatan syukuran dalam rangka pekerjaan awal Pembangunan Jembatan Garuda Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Rabu (24/6/2026) pagi. Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan jembatan yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat setempat.
Acara diawali dengan sambutan dari Danramil 0817/10 Benjeng. Dalam kesempatan tersebut, Kapten Arh Kuntoko Sugeng menyampaikan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam setiap pembangunan yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar proses pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan manfaat besar bagi warga. Suasana penuh keakraban terlihat saat seluruh peserta mengikuti makan bersama dengan sajian tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Usai prosesi syukuran, personel TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat langsung melaksanakan kegiatan pembersihan area serta pembongkaran jembatan lama sebagai tahapan awal pembangunan. Dengan semangat gotong royong, warga dan anggota TNI bahu-membahu mengangkat material jembatan lama guna mempercepat proses pekerjaan.
Kepala Desa Sirnoboyo, Sumiati, mengapresiasi dukungan dari TNI dan seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda menjadi harapan besar bagi warga karena akan memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan pertanian di wilayah Desa Sirnoboyo.
Sementara itu, Danramil 0817/10 Benjeng Kapten Arh Kuntoko Sugeng menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui pembangunan infrastruktur.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan hasilnya dapat segera dinikmati oleh masyarakat. Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Sirnoboyo,” ujar Kapten Arh Kuntoko Sugeng.
Melalui sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat selesai sesuai rencana sehingga mampu menjadi sarana penghubung yang aman dan mendukung kemajuan wilayah Kecamatan Benjeng di masa mendatang.(Telisik Hati)
















