GRESIK, BN News – Komisi Seni, Budaya Islami, dan Remaja MUI Kabupaten Gresik bakal menggelar Road Show bertajuk “Layar Hikmah MUI Gresik: Nobar dan Bedah Film Islami”.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan MUI Gresik menggelar Festival Film MUI Tingkat Nasional yang diikuti puluhan Sineas dari seluruh Indonesia. “Dan Film-film terbaik dari Festival Film MUI tersebut bakal diputar sekaligus dibedah di sejumlah Lembaga Pendidikan dan Pondok Pesantren di Kabupaten Gresik,” terang Ketua Komisi Seni, Budaya Islami, dan Remaja MUI Kabupaten Gresik Hj. Sri Wahyuni, Jumat Berkah (7/8/2026).
Salah satu Pondok Pesantren yang mendukung penuh untuk gelaran tersebut adalah Pesantren Al Ikhlash Madumulyorejo, Dalegan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. “Kami siap bekerja sama dengan MUI Gresik menggelar Nobar dan Bedah Film Islami di Pesantren Al Ikhlash,” tandas Pengasuh Ponpes Al Ikhlash KH. Alfin Sunhaji, M.Pd penuh semangat.
Menurut Yai Alfin yang juga dikenal sebagai Pendakwah, Pegiat Seni dan Budayawan ini, kegiatan nonton bareng (nobar) dan bedah film Islami merupakan sarana edukasi modern yang sangat efektif bagi santri, pelajar, dan generasi muda. Metode ini mengubah hiburan menjadi media pembelajaran yang interaktif dan mendalam.
Lebih lanjut Yai Alfin yang juga Ketua MUI Kecamatan Panceng ini mengungkapkan pentingnya film sebagai alat dakwah yang efektif, terutama untuk generasi muda. “Seni memiliki peran yang sangat penting dalam ekspresi keagamaan, dan film merupakan salah satu bentuk seni yang sangat sesuai dengan nilai-nilai Islam,” ungkapnya.
Yai Alfin juga mengutip pendapat Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin yang menyatakan bahwa seseorang yang tidak menghargai seni bisa kehilangan keindahan dalam hatinya. “Sebaliknya, cinta itu akan lahir dan tumbuh segar di atas sebuah hati yang memiliki nilai-nilai seni yang indah,” tambahnya.
Untuk diketahui, berikut Film-film Terbaik dari Acara Festival Film MUI Gresik yang sukses digelar beberapa waktu lalu yang bakal diputar di sejumlah Lembaga Pendidikan dan Pondok Pesantren di Kabupaten Gresik:
1. Irama Lama yang Kembali – Mochammad Mauludin Habibulloh – Sinergi Risalah Gresik
2. Hadza min Fadli Robbi – Lailatul Khumairoh – SMK Al Hadi Dukun Gresik
3. Suwung (Sunyi yang berbicara) – Verga Sahara Pramestal – Komunitas Kreatif Kedungrukem Benjeng
4. Kotak Amal – Muhammad Jaya – Jagad Raya Films
5. Rebana Diantara Cinta – Tiara Nur Syafitri Alisya – Crew Film MA Mambaul Ulum Bungah
6. Subuh (Miracle at dawn) – Achmad Rezi Fahlevie – Noise Films
7. Berdoa, mulai – Tanzilal Azizie – Degradians Studio
8. Lupa menyebut nama Tuhan – Vicky Firmansyah – Nyala Jingga Production
9. Makan makan – M. Taufik Wicaksono – Akar Rumput Pictures
10. Saya nikahkan – Andi Risdianto – Team Creative Multimedia
11. Tak ada sedekah di hari ayah – Prayoga Oky – Planamasa Films (Telisik Hati)
















