GRESIK, BN News — MAN 2 Gresik bekerja sama dengan Polres Gresik menggelar kegiatan edukasi penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) serta pencegahan kejahatan siber (cybercrime) bagi para siswa.
Langkah interaktif ini digelar untuk membekali peserta didik dengan pemahaman teknologi sekaligus melindungi mereka dari berbagai modus kejahatan digital baru yang kian marak menyasar anak usia remaja.
Kepala MAN 2 Gresik, Drs. H. Samari, MM menyambut positif sinergi ini dan menegaskan pentingnya proteksi digital sejak dini. Pihak madrasah berkomitmen penuh untuk terlibat aktif dalam mendukung upaya pencegahan tersebut guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, bijak, dan cerdas berteknologi.
Menurut H Samari, pemahaman tentang AI sangat penting bagi para pelajar sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi sekaligus sebagai upaya preventif untuk mencegah mereka menjadi korban maupun pelaku penyalahgunaan teknologi digital.
“Edukasi ini sangat bermanfaat bagi para siswa sebagai sarana pencegahan terjadinya tindak kejahatan atau tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami berharap kegiatan edukatif seperti ini dari Polres Gresik dapat terus berlanjut secara berkesinambungan,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan AI secara positif, aman dan bertanggung jawab. Pelajar juga diingatkan agar tidak mudah mempercayai informasi yang dihasilkan teknologi, tetap melakukan verifikasi, serta menjaga data pribadi ketika menggunakan berbagai platform digital.
Selain memberikan manfaat dalam proses belajar, penggunaan AI juga perlu diimbangi dengan etika dan tanggung jawab. Para pelajar diharapkan mampu menggunakan teknologi sebagai sarana meningkatkan kreativitas dan pengetahuan, bukan untuk melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, menyampaikan bahwa edukasi literasi digital kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam upaya menciptakan lingkungan digital yang aman.
“Harapannya, pembekalan ini dapat mencetak generasi muda yang cerdas, aman dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Kapolres.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Gresik berharap para pelajar semakin memahami peluang sekaligus risiko perkembangan AI. Dengan bekal literasi digital yang baik, generasi muda diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang kritis, produktif dan bijaksana. (Telisik Hati)
















