GRESIK, BN News – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Gresik melalui program Beasiswa Petrokimia Gresik (BESTRO) jenjang S1/D4. Tahun ini, sebanyak 17 mahasiswa berprestasi terpilih sebagai penerima BESTRO setelah melalui proses seleksi yang semakin komprehensif. Penandatanganan surat perjanjian BESTRO S1/D4 tahun penerimaan 2026 dilaksanakan di Gedung Diklat Petrokimia Gresik, Jumat (25/9/2026), dihadiri para penerima beasiswa beserta orang tua.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus mempersiapkan generasi unggul masa depan. Melalui BESTRO, Petrokimia Gresik tidak hanya memberikan dukungan biaya pendidikan, tetapi juga mendorong pengembangan generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya juang.
“BESTRO merupakan bagian dari komitmen Petrokimia Gresik untuk memperluas kesempatan generasi muda Gresik dalam mengenyam pendidikan tinggi. Kesempatan pendidikan ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, ketangguhan, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Daconi.
Melalui program BESTRO, Petrokimia Gresik memberikan dukungan berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT), uang saku bulanan, serta program pengembangan soft skill bagi para penerima beasiswa. Untuk penerimaan tahun 2026, total komitmen bantuan BESTRO hingga para penerima menyelesaikan pendidikan pada 2030 mencapai Rp1.774.350.000.
Daconi menambahkan, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks sehingga pendidikan perlu diiringi dengan penguatan karakter dan kompetensi. Karena itu, proses seleksi BESTRO 2026 dilakukan secara lebih komprehensif melalui penyempurnaan persyaratan administrasi dan sistem pembobotan, serta pelibatan institusi kredibel dan independen dalam pelaksanaan asesmen psikologi.
“Beasiswa ini diharapkan benar-benar menjadi jembatan bagi generasi muda Gresik untuk meraih masa depan yang lebih baik. Manfaatnya diharapkan tidak berhenti pada penerima beasiswa, tetapi nantinya juga dapat dirasakan oleh keluarga, masyarakat, bahkan bangsa,” jelas Daconi.
Hingga tahun 2026, total penerima BESTRO S1/D4 telah mencapai 214 mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 152 penerima telah menyelesaikan pendidikan, meraih gelar sarjana, dan mulai meniti karier maupun berkarya di tengah masyarakat.
Menurut Daconi, keberlanjutan BESTRO menjadi bagian dari investasi jangka panjang Petrokimia Gresik dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat sekitar perusahaan.
“Para penerima BESTRO diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk terus meningkatkan prestasi, menjaga integritas, dan mengembangkan kemampuan agar nantinya mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu penerima BESTRO S1 tahun 2026, Syela Priscilla Krisdiansih, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Petrokimia Gresik melalui program BESTRO. Ia mengaku antusias karena program tersebut tidak hanya memberikan dukungan biaya pendidikan, tetapi juga membekali penerima dengan program pengembangan soft skill selama menempuh pendidikan.
“Beasiswa ini menjadi motivasi bagi kami para penerima BESTRO untuk terus berkembang dan membuktikan diri melalui berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Kami berharap Petrokimia Gresik semakin maju dan berkembang sehingga semakin banyak generasi muda yang mendapatkan kesempatan dan manfaat dari program BESTRO pada tahun-tahun mendatang,” ungkap Syela. (Telisik Hati)















