GRESIK, BN News – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat terus diwujudkan melalui program pipanisasi yang menjadi salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., turun langsung meninjau bak penampungan dan titik sadap air di Desa Daun, Dusun Daun Barat, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Senin (12/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana pipanisasi yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan air masyarakat, khususnya untuk pengairan lahan pertanian. Program ini menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi sumber air setempat agar dapat dimanfaatkan secara lebih efektif bagi kehidupan masyarakat dan keberlangsungan aktivitas pertanian.
Bersama rombongan, Dandim melihat secara langsung kondisi sumber air, bak penampungan, serta jalur pipa yang disiapkan untuk mengalirkan air ke wilayah sasaran. Pengecekan ini menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi di lapangan sekaligus memastikan sarana pendukung dapat berfungsi sesuai kebutuhan.
Bagi masyarakat petani, ketersediaan air memiliki peranan penting dalam menjaga keberlangsungan usaha pertanian. Melalui pipanisasi, distribusi air diharapkan menjadi lebih mudah dan terarah sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pengairan tanaman, terutama ketika curah hujan tidak mencukupi.
Program tersebut juga diharapkan mampu membantu petani mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Dengan dukungan pengairan yang memadai, proses budidaya tanaman diharapkan dapat berjalan lebih baik, meningkatkan peluang hasil panen, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Pulau Bawean.
Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha menyampaikan bahwa program pipanisasi merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan dasar masyarakat sekaligus dukungan nyata bagi sektor pertanian di wilayah.
“Melalui program pipanisasi ini, kami berharap sumber air yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk menunjang kebutuhan masyarakat, tetapi juga membantu pengairan lahan pertanian. Ketersediaan air sangat penting bagi petani agar lahan yang dimiliki dapat dikelola dengan lebih baik dan produktif,” ujar Dandim.
Menurutnya, peninjauan bak penampungan dan titik sadap air diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat. Dengan perencanaan dan pengerjaan yang tepat, jaringan pipanisasi diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga dan para petani.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah setempat, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program. Kerja sama tersebut diperlukan agar pemanfaatan air dapat dikelola dengan baik, didistribusikan sesuai kebutuhan, serta dijaga bersama demi kepentingan jangka panjang.
Kehadiran program pipanisasi menjadi harapan baru bagi petani di Desa Daun dan sekitarnya dalam menghadapi tantangan pengairan. Selain mendukung aktivitas pertanian, pengelolaan sumber air yang baik juga diharapkan dapat memperkuat kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi wilayahnya.
Dandim mengajak masyarakat untuk turut menjaga sumber air, bak penampungan, dan jaringan pipa agar tetap berfungsi dengan baik. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pembangunan sarana, tetapi juga pada kepedulian bersama dalam merawat dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.
Melalui program unggulan Kasad ini, Kodim 0817/Gresik terus berupaya hadir membantu masyarakat, termasuk dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di wilayah kepulauan. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen TNI AD untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan rakyat melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.
Peninjauan pipanisasi di Dusun Daun Barat, Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan wilayah. Diharapkan, ketersediaan jaringan pengairan yang memadai dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Pulau Bawean.(Telisik Hati)
















